Wakil Wali Kota Bandung Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik “Ngawargi dan Sila Bewara” di Kelurahan Wates

KABARHARMONI | BANDUNG, – Warga Kecamatan Bandung Kidul, khususnya Kelurahan Wates, patut berbangga.

Pemerintah Kelurahan Wates meresmikan dua program inovasi pelayanan publik, yaitu Ngawargi (Ngalayanan Wargi) dan Sila Bewara (Silaturahmi Lurah Bersama Warga), pada Rabu, 10 September 2024.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Camat Bandung Kidul Amiril Mu’minin, unsur forkopimcam, dan warga Kelurahan Wates menghadiri peresmian ini.

Ngawargi: Inovasi Pelayanan Jemput Bola

Kelurahan Wates menggagas Ngawargi, sebuah inovasi pelayanan jemput bola untuk masyarakat.

Program ini menghadirkan berbagai layanan administrasi kependudukan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial langsung ke lingkungan warga.

Layanan mencakup perekaman e-KTP, penerbitan KK, akta kelahiran, akta kematian, KIA, posyandu, posbindu, pendaftaran DTKS, hingga pendampingan bagi disabilitas dan lansia.

Baca Juga: Kota Bandung Tingkatkan Pelayanan Adminduk: Cepat dan Tanpa Biaya, Erwin: Kalau Mudah ya Mudahkan, Kalau Sulit ya Permudah

Sila Bewara: Ruang Dialog antara Lurah dan Masyarakat

Sedangkan Sila Bewara menjadi ruang dialog antara lurah dan masyarakat.

Warga dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, dan usulan inovasi langsung melalui forum ini untuk ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan.

Baca Juga: Disdukcapil Kota Bandung Perkuat Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Apresiasi dari Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan apresiasi atas gagasan wargi di Kelurahan Wates ini.

“Ngawargi dan Sila Bewara ini bukan sekadar program, tetapi filosofi pelayanan. Pemerintah hadir bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai pelayan. Mari kita jadikan Wates contoh bagaimana pelayanan harus dekat, cepat, dan bermanfaat,” ujarnya.

Program yang Berjalan Konsisten

Sementara itu, Camat Bandung Kidul, Amiril Mu’minin, menjelaskan bahwa program Ngawargi dan Sila Bewara sudah berjalan konsisten hingga hampir dua tahun.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir langsung, menjemput keluhan warga, lalu mencari solusi bersama,” katanya.

Baca Juga: Bandung Menuju Pelayanan Publik Berbasis Teknologi: Membangun Pelayanan Publik yang Terintegrasi

Meningkatkan Pelayanan Publik dan Silaturahmi

Dengan inovasi ini, Pemkot Bandung ingin meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik bagi masyarakat dan mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.   Red

Komentar