Anggota Pansus 11, Siti Marfuah: Raperda Harus Menjadi Panduan Kebijakan Pembangunan di Kota Bandung yang Berpihak Untuk Kesejahteraan Warga

KABARHARMONI | BANDUNG, – DPRD Kota Bandung melalui Pansus 11 tengah membahas Raperda tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kota Bandung tahun 2025-2045.

Pembahasan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan arah pembangunan kependudukan jangka panjang yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Fokus Grand Design Pembangunan Kependudukan

Grand design ini akan menjadi peta jalan pembangunan kependudukan yang memiliki arah dan landasan yang jelas untuk dua dekade ke depan.

“Raperda ini bukan sekadar dokumen, tapi harus menjadi panduan konkret. Agar setiap kebijakan pembangunan di Kota Bandung berpihak pada kesejahteraan warga,” ujar Hj. Siti Marfuah, anggota Pansus 11.

Baca Juga: Komisi II DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Kerja Evaluasi Triwulan dan Rencana Kerja Tahun 2026

Aspek Pembangunan Kependudukan

Grand design ini akan membantu pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan yang memprioritaskan kenyamanan dan kesejahteraan warga. Mencakup aspek ekonomi, lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur.

Kenyamanan bisa hadir dari sisi ekonomi, kesejahteraan, hingga lingkungan dan infrastruktur yang memadai dalam kerangka pembangunan berkelanjutan,” tambah Siti.

Penyesuaian Nama Raperda

Dalam proses pembahasan, Pansus 11 menerima koreksi dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bandung terkait penyesuaian nama Raperda.

Pansus 11 menyesuaikan nama Raperda dari “Grand Design Pembangunan Keluarga” menjadi “Grand Design Pembangunan Kependudukan” sesuai ketentuan nasional.

Baca Juga: Anggota Pansus 11 DPRD Kota Bandung, Mochamad Ulan Surlan: Bandung Siap Wujudkan Keluarga Tangguh dengan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045

Tujuan Grand Design

Tujuan grand design ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memastikan pembangunan kependudukan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan jumlah penduduk. Tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.    Red

Komentar