Angin Kencang Terjang Wilayah Sekeloa, 31 Rumah Rusak dan 1 Warga Luka-Luka

KABARHARMONI | BANDUNG, Angin kencang terjang Bandung pada Minggu siang, 31 rumah rusak dan 1 warga luka-luka.

Bencana alam ini terjadi di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada pukul 14.15 WIB.

Kerusakan dan Korban

Berdasarkan laporan resmi, sebanyak 31 rumah terdampak, dengan rincian tiga rumah rusak berat, empat rusak sedang, dan 24 rumah mengalami kerusakan ringan.

Satu warga terpeleset dan mengalami luka ringan, namun tidak ada korban jiwa.

Respons Cepat Pemerintah

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Bandung, Diskarmat Kota Bandung, Satpol PP, Dinsos, Dinkes, OPD terkait, aparat kewilayahan, TNI/Polri, dan warga setempat langsung bergerak melakukan penanganan darurat hanya beberapa menit setelah kejadian.

Petugas melakukan pembersihan material, pemetaan kerusakan, serta memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak.

Baca Juga: Ketua Komisi IV bersama Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung Saksikan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di RW 15 Sadang Luhur Kelurahan Sekeloa

Wali Kota Bandung Turun Langsung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung ke lokasi pada malam hari untuk meninjau kerusakan dan mendengarkan langsung kebutuhan warga.

Farhan sangat mengapresiasi respons cepat BPBD, Diskarmat, Satpol PP, Dinsos, Dinkes, TNI/Polri, OPD terkait, dan kolaborasi masyarakat yang telah bekerja sama membantu warga terdampak.

Bantuan dan Pemulihan

Farhan memastikan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan berjenjang, mulai dari penanganan darurat hingga pemulihan.

Prioritas sekarang adalah memastikan warga aman, tidak ada yang terlantar, dan proses perbaikan berjalan cepat. Pemerintah hadir sejak awal hingga proses pemulihan selesai,” tegasnya.

Baca Juga: Simulasi dan Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan di SMA Nasional Kota Bandung: Membangun Budaya Tangguh Bencana sejak Dini

Kewaspadaan Warga

Dalam beberapa pekan terakhir, potensi cuaca ekstrem di Bandung meningkat seiring peralihan musim.

Farhan meminta warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika terjadi tanda-tanda bahaya.    Red

Komentar