KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak pemuda Bandung untuk bersatu dan melakukan aksi nyata dalam membangun kota Bandung.
Farhan menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Karang Taruna Kota Bandung Masa Bakti 2024-2029. Di Padepokan Seni Mayang Sunda, Minggu, 30 November 2025.

“Kita sudah tidak punya waktu untuk bertikai urusan administrasi dan politik. Sekarang waktunya bersatu sebagai warga Kota Bandung,” tegas Farhan.
Bersatu untuk Masa Depan Bandung
Farhan menekankan bahwa masa depan kota tidak boleh terjebak dalam konflik ego antargenerasi maupun organisasi.
Kota Bandung membutuhkan energi kebersamaan, bukan persaingan yang melemahkan.
“Karang Taruna bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan,” kata Farhan.
Jangan Hanya Komentar, Tapi Aksi Nyata
Farhan menyinggung fenomena generasi digital yang mudah mengkritik, tetapi sering kali berhenti di komentar tanpa aksi nyata.
Ia mengajak pemuda Bandung untuk melakukan aksi nyata dan tidak hanya berhenti di komentar.

“Sampaikan kritik, tapi kritik yang menjaga amanah. Bukan yang membakar, tapi membangun,” ujarnya.
Baca Juga: Karang Taruna Diharapkan Aktif dalam Penanggulangan HIV AIDS di Kota Bandung
Moral sebagai Fondasi
Farhan juga mengingatkan bahwa kemajuan tanpa etika hanya akan menghasilkan kekacauan.
Ia menekankan pentingnya moral sebagai fondasi dalam membangun kota Bandung.

“Pegang nilai agama, nilai kebenaran, nilai kepatutan. Moral itu fondasi, bukan aksesori,” kata Farhan.
Baca Juga: Peran Karang Taruna dan KNPI Mendorong Sinergi untuk Lingkungan Aman dan Nyaman di Sukasari
Menjadi Generasi yang Menentukan Arah Kota
Farhan menutup sambutannya dengan pesan penuh spirit.
“Kalian bukan generasi pengikut. Kalian generasi yang menentukan arah kota ini.”

Dengan resminya Andri Gunawan sebagai Ketua Karang Taruna Kota Bandung periode 2024-2029, organisasi ini kini mengemban peran strategis. Menjadi jembatan solidaritas sosial, ruang kolaborasi lintas generasi, dan pabrik pemimpin masa depan. Red







Komentar