KABARHARMONI | BANDUNG, – Panitia Tahura Trail Run Race (TTRR) 2026 kembali menggelar acara lari di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda, Kota Bandung, pada 24-25 Januari 2026.
Edisi ke-11 ajang lari trail ini menyambut 2.883 peserta dari berbagai kategori lomba.
Mengombinasikan Tantangan Olahraga dan Keindahan Alam.
Ribuan pelari tersebut datang dari berbagai daerah. Untuk mengikuti ajang lari trail yang mengombinasikan tantangan olahraga, keindahan alam, dan pengalaman wisata.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan secara resmi melepas (flag off) Tahura Trail Run Race 2026.
BACA JUGA: Bank bjb Bandoeng 10K: Semangat Kebangkitan Kota Bandung Melalui Lomba Lari Internasional
Agenda Sport Tourism Unggulan
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda sport tourism unggulan yang memanfaatkan kawasan hutan kota sebagai ruang olahraga. Sekaligus destinasi wisata berbasis alam.
Panitia TTRR 2026 menyelenggarakan beragam kategori lomba, mulai dari Family Trail 6K hingga Full Marathon 42K.
Rute yang Menantang dengan Panorama Alam yang Khas
Jalur-jalur ikonik Tahura Ir H Djuanda menjadi pilihan panitia TTRR 2026. Untuk merancang rute lomba dengan karakter lintasan menantang dan panorama alam yang khas.
Selain berfokus pada kompetisi, TTRR 2026 juga mengusung konsep Sustainable Race.
Misi “Running for Conservation”
Melalui misi “Running for Conservation”, ajang ini mengintegrasikan gerakan “One Runner, One Tree” atau Satu Pelari Satu Pohon. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Panitia TTRR 2026 mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui upaya pengurangan jejak karbon, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Serta penyelarasan kegiatan lomba dengan prinsip konservasi alam.
BACA JUGA: Tekad Kota Bandung Menjadi Pelopor Menuju Kota Hijau dan Rendah Karbon di Jawa Barat
Trail Expo sebagai Ruang Temu
Panitia TTRR 2026 juga menyelenggarakan Trail Expo yang menjadi ruang temu antara peserta, komunitas lari, dan pelaku industri olahraga.
Expo ini menghadirkan berbagai produk, inovasi, serta aktivitas pendukung yang memperkuat ekosistem trail running nasional.
Dengan pendekatan tersebut, TTRR 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari gerakan hijau yang melibatkan masyarakat luas.

Panitia berharap Tahura Trail Run Race 2026 bisa mendorong pengembangan sport tourism yang berkelanjutan dan mengampanyekan kesadaran lingkungan melalui kegiatan olahraga berbasis alam. Red







Komentar