KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong ekosistem seni pertunjukan di Kota Bandung sebagai bagian dari penguatan sektor hiburan dan pariwisata.
Ia menyampaikan hal itu ketika EKI Dance Company mementaskan cerita rakyat Lutung Kasarung, Sabtu 7 Februari 2026.

EKI Dance Company adalah kelompok seni yang telah konsisten berkarya lebih dari 30 tahun di Indonesia.
Apresiasi terhadap EKI Dance Company
Farhan memuji EKI Dance Company yang mengemas pertunjukan serius jadi lebih populer dan menarik bagi anak muda.
Ia mengaku pernah terlibat dalam produksi EKI sekitar 20 tahun lalu dan melihat transformasi besar dalam pendekatan artistik kelompok tersebut.

“Dulu mereka membuat musikal dengan pendekatan yang cukup serius. Sekarang berkembang jadi lebih ngepop, lebih dekat dengan publik. Pendekatan ke penontonnya kuat, dan ini menurut saya perkembangan yang bagus banget,” kata Farhan, di Serhaya Hall gedung Pos Indonesia, Sabtu 7 Februari 2026.
BACA JUGA: Wali Kota, Farhan Ajak Masyarakat Jaga dan Rayakan Akar Kebudayaan Kota Bandung
Pementasan Lutung Kasarung
Ia menyebut, beberapa bulan lalu EKI sempat berkunjung ke Balai Kota Bandung dan menyampaikan rencana pementasan yang ternyata mendapat respons luar biasa hingga tiketnya terjual habis.

“Saya senang banget waktu tahu pertunjukannya sold out. Kita support penuh bahkan ada beberapa insentif yang kita berikan,” ujarnya.
Tantangan dan Solusi
Dia bilang, Kota Bandung sering dapat kritik karena kurang gedung pertunjukan.
Namun ia menilai persoalan utamanya bukan pada infrastruktur, melainkan pada minimnya jumlah dan keberlanjutan pertunjukan itu sendiri.

“Saya rasa sekarang kita mulai sadar, yang kurang itu bukan gedung pertunjukannya tapi pertunjukannya. Itu yang harus kita dorong terus. Tantangannya memang price sensitivity di Bandung tinggi, jadi harga tiket nggak bisa mahal-mahal. Solusinya ya perbanyak pertunjukan supaya ekosistemnya hidup,” tegasnya.
BACA JUGA: Bandung Siap Jadi Pusat MICE, Wali Kota Farhan: Prinsip Pariwisata Bandung Itu MICE!
Dampak pada Pariwisata
Terkait pementasan cerita rakyat Lutung Kasarung, Farhan menilai pengemasan cerita legenda Jawa Barat tersebut dalam format pertunjukan modern sangat penting untuk mendekatkan budaya lokal dengan generasi muda.

“Lutung Kasarung itu legenda besar di Jawa Barat. Pendekatan budaya populer bikin anak-anak muda bahkan anak kecil bisa lebih dekat. Karya budaya yang berakar tradisional harus bisa bertransformasi mengikuti zamannya termasuk menggunakan bahasa dan jargon yang dipakai anak muda sekarang,” ucapnya.
Farhan menekankan seni pertunjukan memiliki dampak langsung terhadap sektor pariwisata Kota Bandung.
Ia bilang, sektor hiburan dan wisata banyak menopang kehidupan ekonomi kota.
“Dalam pariwisata itu ada tiga hal, ada yang bisa dilihat, ada yang bisa dikerjakan dan ada yang bisa dibeli. Tiga-tiganya harus lengkap dan saling mendukung dalam satu ekosistem yang sehat. Ini harus dibangun jangka panjang, bukan instan,” pungkasnya. Red







Komentar