Jelang Hari Jadi ke-216, Wali Kota Farhan Ziarah Makam Leluhur Pendiri Kota Bandung

KABARHARMONI | BANDUNG, – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB), Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar ziarah ke sejumlah makam leluhur dan tokoh bersejarah Kota Bandung, Selasa, 22 September 2026.

Rombongan berangkat dari Pendopo Kota Bandung pukul 07.15 WIB dan langsung menuju Makam Dalem Kaum sebagai lokasi pertama.

Setibanya di lokasi, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung memimpin pembacaan doa ziarah.

Selanjutnya, jajaran Pemkot Bandung melakukan tabur bunga dan penghormatan kepada para leluhur.

Ziarah Jadi Tradisi Syukur dan Penghormatan Leluhur

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, ziarah makam bukan sekadar seremoni tahunan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan tradisi yang terus Pemkot Bandung jaga sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada para pendahulu.

“Mari kita berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT (Subhanahu Wa Ta’ala) yang telah memberikan kita kesempatan untuk bersama-sama mensyukuri Hari Jadi ke-216 Kota Bandung,” ujar Farhan.

Farhan menjelaskan, perjalanan panjang Kota Bandung sejak 1810 tidak terlepas dari peran para tokoh yang telah meletakkan fondasi kota.

“Ini adalah sebuah tradisi yang kita lakukan, melakukan ziarah sekaligus penghormatan kepada para tokoh yang telah dimakamkan di Bandung sejak tahun 1810 sampai hari ini,” katanya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga makam-makam bersejarah sebagai bagian dari penghargaan terhadap sejarah.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran semua yang telah bekerja sama menjaga sejarah, memastikan bahwa seluruh makam para pendiri dan sesepuh kita itu bisa dijaga dengan baik. Karena ini adalah salah satu bentuk penghargaan kita kepada sejarah,” tutur Farhan.

BACA JUGA: Hari Jadi Ke-215 Kota Bandung: DPRD Kota Bandung Gelar Ziarah dan Tabur Bunga Menghormati Para Pendiri Kota Bandung

Pemkot Bandung Beri Apresiasi Penjaga Makam Bersejarah

Selain berziarah, Pemkot Bandung juga memberikan perhatian khusus kepada para penjaga makam.

Di Makam Dalem Kaum, Farhan menyerahkan paket sembako dan kadeudeuh sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka merawat makam.

Pemberian tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan.

Sebab, pelestarian makam bersejarah tidak hanya membutuhkan perawatan fisik, tetapi juga dukungan nyata bagi mereka yang setiap hari menjaga kelestariannya.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Makam Karang Anyar.

Di lokasi kedua ini, jajaran Pemkot Bandung kembali melaksanakan doa ziarah, tabur bunga oleh tamu VIP, serta penyerahan paket sembako dan kadeudeuh kepada penjaga makam.

BACA JUGA: Peringatan Bandung Lautan Api: Kenangan dan Semangat Perjuangan

Ziarah Terbagi Dua Tim Hingga ke Garut

Setelah dari Makam Karang Anyar, rangkaian ziarah terbagi menjadi dua tim.

Tim pertama bergerak menuju Makam Baleendah.

Seluruh kepala perangkat daerah di bawah koordinasi Asisten Daerah III mengikuti kegiatan doa, tabur bunga, dan penyerahan bantuan kepada penjaga makam di lokasi tersebut.

Sementara itu, Tim II melanjutkan perjalanan menuju Makam Astana Kalong dan Gordah di Kabupaten Garut.

Di sana, rombongan juga menggelar doa ziarah, tabur bunga, serta menyerahkan paket sembako dan kadeudeuh.

Farhan mengajak seluruh masyarakat menjadikan HJKB ke-216 bukan hanya sebagai perayaan, melainkan sebagai momentum refleksi.

“Mari kita bersama-sama memanjatkan doa bagi para leluhur kita yang telah mendahului kita, para orang tua kita yang telah meninggalkan jejak-jejak yang begitu indah untuk Kota Bandung, sehingga kita masih bisa berdiri di atas tanah Pasundan di Kota Bandung ini,” ucapnya.

Dengan demikian, ziarah tersebut menjadi cara Pemkot Bandung merawat ingatan kolektif sekaligus mengenang jasa para pendahulu yang membentuk Kota Bandung hingga saat ini.     Red

Komentar