KABARHARMONI | BANDUNG, – Kepedulian terhadap sesama kembali Kodam III/Siliwangi bersama Persit Kartika Chandra Kirana PD III/Siliwangi wujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan.
Sebanyak 8 truk yang membawa obat-obatan, pakaian, dan makanan dengan nilai sekitar Rp2 miliar telah tiba di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (11/10/2026) untuk masyarakat terdampak bencana alam.
Bantuan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian keluarga besar Kodam III/Siliwangi terhadap saudara sebangsa yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
Di balik setiap bantuan yang terkirim, terselip harapan agar masyarakat terdampak memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan bangkit kembali menjalani kehidupan.
Pangdam: Bantuan Bukan Soal Nilai, Tapi Solidaritas
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, pengabdian itu tidak hanya dalam menghadapi ancaman militer, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan pertolongan akibat bencana.
“Dalam kondisi damai sekalipun, pengabdian TNI tidak pernah berhenti. Ketika saudara-saudara kita tertimpa bencana, kehadiran TNI harus dapat dirasakan melalui tindakan nyata, kepedulian, dan semangat gotong royong. Bantuan ini bukan sekadar tentang nilai materi, melainkan tentang solidaritas dan pesan bahwa masyarakat NTT tidak menghadapi musibah ini sendirian,” tegas Pangdam.
Selanjutnya, Pangdam menjelaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Tugas tersebut mencakup membantu penanggulangan akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.
Dalam pelaksanaannya, TNI terus mendorong sinergi dengan pemerintah, unsur terkait, organisasi kemasyarakatan. Serta seluruh komponen bangsa agar penyaluran bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Pangdam berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak. Sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara sesama anak bangsa.
“Bencana boleh menguji ketangguhan masyarakat, tetapi jangan sampai memutus harapan. Kita ingin memastikan bahwa semangat persatuan Indonesia tetap hadir, terutama ketika ada saudara kita yang sedang membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.
BACA JUGA: Kodam III Siliwangi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bumi di Myanmar
Pesan Kasih dan Persaudaraan dari Jawa Barat
Koordinator pemberangkatan bantuan, Elfira Kaunang, menyampaikan bahwa proses penghimpunan dan pengiriman bantuan merupakan bentuk kepedulian bersama yang berlandaskan semangat kemanusiaan.
Ia pun mengapresiasi dukungan Kodam III/Siliwangi dan Persit Kartika Chandra Kirana yang telah berkontribusi membantu masyarakat NTT.
“Bagi kami, bantuan ini memiliki makna yang lebih besar daripada jumlah dan nilai barang yang dikirimkan. Ini adalah pesan kasih, kepedulian, dan persaudaraan bagi masyarakat NTT. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Elfira.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa koordinasi pemberangkatan bantuan menjadi bagian penting agar proses penyaluran berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat terdampak memperoleh perhatian.
Oleh karena itu, semangat gotong royong dari berbagai pihak menjadi kekuatan dalam menghadirkan bantuan di tengah situasi yang membutuhkan kepedulian bersama.
BACA JUGA: Pemkot Bandung Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp2,032 Miliar untuk Korban Gempa di NTT
Masyarakat NTT Apresiasi Kepedulian Kodam Siliwangi
Sementara itu, Ronny Kaunang selaku koordinator penerima bantuan di Nusa Tenggara Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodam III/Siliwangi. Serta Persit Kartika Chandra Kirana atas perhatian kepada masyarakat terdampak bencana.
“Atas nama masyarakat penerima bantuan. Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pangdam III/Siliwangi beserta seluruh keluarga besar Kodam III/Siliwangi dan Persit Kartika Chandra Kirana. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Kami merasakan bahwa kepedulian dan persaudaraan dari saudara-saudara kami di Jawa Barat hadir nyata di NTT,” ungkap Ronny.
Ia berharap kepedulian tersebut menjadi penguat semangat bagi masyarakat untuk saling membantu, menjaga kebersamaan, dan menata kembali kehidupan pascabencana.
Pada akhirnya, penyaluran bantuan ini sekaligus menegaskan bahwa semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terbangun melalui tugas pertahanan dan keamanan. Tetapi juga melalui kepedulian sosial serta kehadiran nyata ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Melalui kolaborasi Kodam III/Siliwangi dan Persit Kartika Chandra Kirana, bantuan kemanusiaan ini mencerminkan bahwa nilai-nilai solidaritas, gotong royong, dan persatuan tetap hidup dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara. Red







Komentar