KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menunjukkan komitmennya dalam melindungi remaja di ruang digital dengan bersinergi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).
Komdigi menggagungkan kampanye #SALINGJAGATUNASBANGSA di Jakarta, menekankan peran penting orang tua, pendidik, dan masyarakat dalam menjaga keamanan remaja di dunia digital.
Remaja: Kekuatan Baru Inovasi Indonesia

Kegiatan ini menyoroti bahwa remaja saat ini bukan sekadar pengguna digital, melainkan kekuatan baru yang menggerakkan inovasi Indonesia.
Oleh karena itu, peran orang tua tidak sekadar hadir. Tetapi benar-benar memastikan ruang digital remajanya berjalan aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Bandung Komitmen Dukung PP Tunas
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen daerah dalam mendukung implementasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).

“Kami sangat mengapresiasi langkah Komdigi yang membawa program edukasi ini langsung ke Kota Bandung. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk ikut mewujudkan agenda nasional dalam menjaga ruang digital yang aman,” katanya di Hotel Mercure pada Jumat, 19 Desember 2025.
BACA JUGA: Inhouse Magazine: Pemkot Bandung Raih Penghargaan Terbaik I Di Anugerah Media Humas 2025
Kerja Sama Kolektif: Kunci Perlindungan Remaja
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengimbau kerja sama kolektif lintas pihak. Sebagai upaya bersama dalam mendorong perlindungan remaja di ruang digital.
“Rasa ingin tahu remaja sangat tinggi, dan ruang digital bisa menjadi tempat tumbuh yang positif. Bila risiko dan peluangnya dikelola dengan bijak. Karena itu, orang tua dan pendidik harus ikut bertransformasi mengikuti dinamisnya perkembangan teknologi,” bebernya.
PP Tunas 2025 merupakan regulasi pemerintah Indonesia untuk melindungi anak-anak dari risiko dan dampak negatif di ruang digital.
“PP Tunas adalah amanah besar, dan hanya bisa berhasil jika pemerintah pusat dan daerah bergerak bersama. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memastikan hadirnya generasi Indonesia yang bukan hanya cerdas. Tetapi juga berani, tangguh, dan aman dari risiko ruang digital,” katanya.
BACA JUGA: Pemkot Bandung Raih Penghargaan Pemerintah Terbaik Kedua se-Jawa Barat
Industri Digital Dukung Perlindungan Remaja
Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, mengatakan keamanan pengguna adalah prioritas utama, terutama remaja.

“Melalui fitur keamanan, edukasi literasi digital kepada remaja dan orang tua, dan kerja sama dengan para ahli serta pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Perluas Edukasi Keamanan Digital Remaja
Lampu.id menggandeng 22 komunitas di Jawa Barat sebagai mitra penggerak untuk memperluas amplifikasi pesan PP Tunas.
Founder Lampu.id, Melissa Wijaya, mengatakan dunia digital memang tak terhindarkan.
“Tujuannya agar kita, tidak hanya berperan mengawasi, tetapi mampu membimbing remaja kita. Dalam menggunakan platform digital secara sehat dan bertanggung jawab,” tuturnya. 🌟 Red







Komentar