KABARHARMONI | BANGKOK, THAILAND, – Universitas Sangga Buana (USB) memperkuat komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui rangkaian kegiatan akademik internasional bersama Krirk International Affairs, pada 15-18 Desember 2025.
Kegiatan Akademik Internasional
Universitas Sangga Buana mewujudkan rangkaian kegiatan melalui pelaksanaan guest lecturer, penandatanganan MOU, MOA, IA. Serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik lintas negara.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperluas wawasan global serta memperkuat kolaborasi akademik antara dosen dan institusi pendidikan tinggi.

Wakil Rektor III Universitas Sangga Buana, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P. Serta perwakilan dari Direktorat Vokasi, Dr. Finny Redjeki, S.E., M.M., memimpin delegasi USB dalam kegiatan ini.
BACA JUGA: USB dan IRIJ Jajaki Kerja Sama dengan ROY Co., Ltd. Jepang, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri
Kunjungan Akademik ke Thailand
Selain itu, delegasi Universitas Sangga Buana melakukan kunjungan akademik ke Ratana Bundit University dan Kasem Bundit University.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Sekaligus memperkuat jejaring antarperguruan tinggi di kawasan Asia.
BACA JUGA: Memperkuat Kerja Sama Internasional: Kunjungan Universitas Sangga Buana YPKP ke Jepang
Kunjungan Kehormatan ke KBRI
Delegasi Universitas Sangga Buana melakukan kunjungan kehormatan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan bertemu secara resmi dengan Atase Pendidikan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi Indonesia dan perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri. Khususnya dalam mendukung program internasionalisasi pendidikan tinggi.
Komitmen Universitas Sangga Buana

Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Sangga Buana menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan global yang berkelanjutan, mendorong pertukaran ilmu pengetahuan. Serta meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing akademik di tingkat internasional. Red







Komentar