KABARHARMONI | BANDUNG, – Para pejuang membumihanguskan Kota Bandung pada 24 Maret 1946, dalam peristiwa Bandung Lautan Api.
Aksi heroik ini bukan sekadar penghancuran, melainkan strategi untuk mencegah kota jatuh ke tangan Sekutu.
Jejak Perjuangan yang Tak Terlupakan
Puluhan tahun setelah peristiwa tersebut, masyarakat Bandung menjaga jejak perjuangan itu agar tidak hilang.
Pada 1997, komunitas Bandung Heritage bekerja sama dengan American Express Foundation merancang sebuah jalur sejarah bertajuk Bandung Lautan Api Heritage Trail.
Dalam proyek ini, tim Bandung Heritage membangun 10 stilasi monumen kecil berbentuk prisma setinggi sekitar 140 cm di sejumlah titik penting di Kota Bandung.
Seniman Bandung, Sunaryo, merancang stilasi ini sebagai penanda lokasi-lokasi bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa Bandung Lautan Api.
BACA JUGA: 27 September 1945: Perjuangan Heroik AMPTT dalam Merebut Kantor Pos Indonesia
10 Titik Jejak Perjuangan
1. Gedung De Driekleur
Lokasi stilasi ini tak jauh dari Monumen Perpamsi, persimpangan jalan antara Jalan Sultan Agung dan Jalan Ir H Djuanda.

Gedung ini menjadi lokasi pembacaan pertama teks proklamasi kemerdekaan di Kota Bandung.
2. Gedung Denis
Stilasi ini terletak di jalan yang paling tenar di Kota Bandung, yakni di persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan.
Di gedung ini, pejuang Bandung, Moeljono dan E Karmas merobek bendera Belanda pada Oktober 1945.
3. Eks Nederlandsch Indische Escompto Maatschappij
Resimen menggunakan gedung peninggalan Belanda ini sebagai markas pada 1922.
Konon, pada 13 Oktober 1945 para pemimpin TKR melakukan rapat di gedung ini.

4. Gudang di Jalan Ciguriang
Sebuah rumah di persimpangan Jalan Simpang-Jalan Ciguriang menjadi titik stilasi selanjutnya.
Stilasi ini masih terjaga utuh dengan bunga Patrakomala di atasnya.
5. Depan SD Dewi Sartika
Di sebuah taman kecil permukiman warga, tepatnya di depan SD Dewi Sartika terdapat sebuah stilasi di bawah pohon angsana.
6. Tepi Jalan Dewi Sartika

Di trotoar Jalan Dewi Sartika, tepatnya tak jauh dari tempat perbelanjaan Yogya Jalan Kepatihan juga terdapat sebuah stilasi.
7. Komplek Belakang Kampus Unpas
Lokasi stilasi selanjutnya terletak di pertigaan Jalan Lengkong Dalam-Lengkong Tengah.
Dahulu, warga Indo-Belanda menjadikan tempat ini sebagai kawasan tinggal.
8. Jalan Jembatan Baru
Stilasi ini berada di Jalan Jembatan Baru di tepi gang permukiman padat penduduk.
Stilasi ini menjadi bukti garis pertahanan pejuang saat terjadi pertempuran Lengkong.

9. SD Negeri Asmi
Stilasi ini berada tepat di dalam halaman sekolah dasar Asmi di Jalan Asmi, tak jauh dari Jalan Jembatan Baru.
10. Depan Gereja Gloria
Stilasi terakhir berada di dekat saluran irigasi yang memisahkan antara trotoar Jalan Moh Toha dengan Gereja Gloria.
Mengingat Perjuangan, Menghargai Kemerdekaan
Keberadaan stilasi Bandung Lautan Api bukan sekadar penanda lokasi, melainkan pengingat akan keberanian dan pengorbanan besar masyarakat Bandung.
Di tengah perkembangan kota yang pesat, jejak-jejak ini menjadi penghubung antara generasi masa kini dengan sejarah heroik masa lalu. Red







Komentar