Pola Asuh di Era Modern: RS Pasundan dan PKK Coblong Bedah Psikologi Remaja

KABARHARMONI | BANDUNG, – Menghadapi tantangan psikologi remaja yang kian kompleks, RS Pasundan bersama TP PKK Kecamatan Coblong membekali para ibu dengan literasi kesehatan mental bersama spesialis kejiwaan.

Langkah preventif ini menjadi kado bermakna dalam peringatan Hari Kartini 2026, guna memastikan perempuan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas mengawal tumbuh kembang anak.

Membuka Pintu Kolaborasi Strategis

Membangun sinergi antara instansi pemerintah dan rumah sakit ternama bukanlah perkara mudah.

Ketua TP PKK Kecamatan Coblong, Nofi Nurmalasari, S.S., mengakui hal ini langsung.

Menurutnya, momentum ini merupakan terobosan besar di awal masa jabatannya.

​”Sebenarnya tidak mudah berkolaborasi dengan pihak rumah sakit ternama,” ungkap Nofi Nurmalasari.

Namun, hambatan tersebut luruh berkat keterbukaan pihak RS Pasundan.

Nofi menyebut sosok Direktur RS Pasundan, dr. Dewi Basmala, MARS., sebagai aktor kunci di balik terlaksananya aksi sosial ini.

BACA JUGA: Kolaborasi OPD Bersihkan Kebun Binatang Bandung, Wujudkan Lingkungan Bersih

Pilot Project Penanganan Darurat

Lebih jauh, kolaborasi ini bukan sekadar acara seremonial satu hari.

RS Pasundan memproyeksikan Kecamatan Coblong menjadi Pilot Project untuk program kerja mereka. Fokusnya pada penguatan sistem penanganan kegawatdaruratan di tingkat masyarakat.

​Nofi menekankan bahwa komitmen dr. Dewi Basmala menjadi penentu keberhasilan agenda ini.

“Kalau dr. Dewi tidak membuka peluang, kegiatan ini tidak akan terlaksana,” tegasnya.

Ia pun berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dari kolaborasi panjang di masa depan.

BACA JUGA: Satpol PP Kota Bandung bersama Forkopimcam Coblong dan Bandung Wetan Gelar Jumsih di Teras Cihampelas

Literasi Mental untuk Ibu Hebat

Mengapa kesehatan mental remaja menjadi sorotan utama?

Dinamika digital menuntut ibu memiliki ketajaman emosional.

Kehadiran dr. Anna Amaliana, Sp.KJ, Dokter Spesialis Kejiwaan RS Pasundan, memberikan ruang bagi para ibu untuk belajar membangun komunikasi efektif dengan anak.

BACA JUGA: Kodiklatad Gelar Halal Bihalal dan Hari Kartini 2026, KOWAD Tekankan Integritas dan Pemberdayaan Perempuan

Investasi Kesehatan Luar dan Dalam

Selain edukasi mental, para ibu di wilayah Coblong juga mendapatkan akses pemeriksaan fisik gratis.

Layanan ini mencakup pemeriksaan Pap Smear untuk deteksi dini kanker serviks serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).

​Pihak RS Pasundan menegaskan komitmen mereka untuk melayani dengan prinsip care with empathy.

“Mari manfaatkan kesempatan ini untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga,” kata Direktur RS Pasundan, dr. Dewi Basmala, MARS.

RS Pasundan menjadwalkan rangkaian kegiatan ini pada Kamis, 7 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA: Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pegawai di lingkungan Pemkot Bandung

Infografis Ringkas Layanan Kartini 2026

Penyuluhan Spesial: Edukasi Psikologi Remaja bersama dr. Anna Amaliana, Sp.KJ.

​Deteksi Dini: Layanan Pap Smear gratis untuk kesehatan reproduksi.

​Skrining Umum: Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga Coblong.

​Status Wilayah: Kecamatan Coblong sebagai Pilot Project penanganan kegawatdaruratan RS Pasundan.

​Lokasi & Waktu: RS Pasundan, Kamis, 7 Mei 2026 pukul 08.00 WIB.

​Informasi: bit.ly/PendaftaranPesertaPapSmearRSP atau bit.ly/PendaftaranCKGRSP.

BACA JUGA: Farhan: Pemberdayaan Perempuan Fondasi Peradaban, Dukung Ibu Kepala Keluarga dengan Kebijakan Nyata

Plt. Camat Coblong Ajak Warga Berobat ke RS Pasundan Pakai BPJS

“Melalui kader PKK, saya mengajak warga Coblong yang membutuhkan pengobatan dan penanganan kegawatdaruratan untuk datang ke RS Pasundan. RS Pasundan adalah rumah sakit domestik kelas 2 dengan fasilitas lengkap dan layanan BPJS. Lokasinya berada di Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong,” ujar Plt. Camat Coblong, Cecep Rohmat Soleh, S.S.    Red

Komentar