KABARHARMONI | BANDUNG, – Pengelolaan sampah kini menjadi tantangan serius di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan.
Untuk mewujudkan Bandung yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan, Pemkot Bandung membutuhkan kebijakan yang adaptif, inovatif, serta kolaborasi lintas sektor.
Kolaborasi untuk Mengatasi Masalah Sampah
Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong inovasi di bidang lingkungan, Pemerintah Kota Bandung berpartisipasi dalam seminar bertajuk “Transformasi Kebijakan dan Inovasi Pengelolaan Sampah Menuju Bandung Berkelanjutan”.
Program Studi Administrasi Publik Fisip Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan kegiatan ini bekerja sama dengan Envmission.
Arah Kebijakan dan Inovasi Pengelolaan Sampah

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, sebagai narasumber utama, membahas arah kebijakan serta inovasi pengelolaan sampah di Kota Bandung.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Unpas dan Envmission atas penyelenggaraan kegiatan ini. Tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini,” ujar Erwin.
Langkah Strategis Pengelolaan Sampah

Ia menegaskan, Pemkot Bandung telah menyiapkan berbagai langkah strategis dan konkret, beberapa di antaranya seperti penyesuaian kebijakan dan regulasi pengelolaan sampah, penerapan edukasi Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) secara masif dari sumbernya, Pengembangan Kampung Bebas Sampah (KBS) di tingkat kecamatan dan RW, Inovasi pengolahan sampah organik, serta Pemanfaatan maggot untuk penguraian sampah organik.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Lepas Tim Ekspedisi Jejak Kartini II Mapag Alam UNPAS
Peran Dunia Pendidikan dalam Mengatasi Masalah Sampah
Sementara itu, Akademisi dari Fisip Unpas, Dr. Mira Rosana menyoroti pentingnya peran dunia pendidikan dalam membangun kesadaran kritis terhadap isu lingkungan.
“Perguruan tinggi bukan hanya pusat ilmu, tetapi juga motor perubahan sosial. Lewat forum seperti ini, kami ingin mendorong munculnya gagasan baru dalam tata kelola lingkungan perkotaan,” jelasnya.
Inovasi Teknologi dalam Pengelolaan Sampah
Dari sisi inovasi teknologi, Hikamiul Haq Ridwan dari Envmission menekankan pentingnya pendekatan berbasis digital dan partisipasi publik dalam sistem pengelolaan sampah modern.
Envmission, lanjutnya, terus mendorong masyarakat agar berperan aktif melalui sistem digitalisasi pengelolaan sampah yang transparan dan efisien.
Baca Juga: Kolaborasi Pemkot Bandung dan ITB dalam Penanganan Sampah
Sinergi untuk Mengatasi Masalah Sampah

Melalui kegiatan ini, Fisip Unpas berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan solusi konkret untuk pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Kota Bandung berpeluang menjadi contoh pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan bagi kota-kota lain melalui kolaborasi dan inovasi. Red







Komentar