KABARHARMONI | BANDUNG, – Transformasi unik terjadi di kawasan Jalan Trunojoyo, Kota Bandung.
Warga dulu mengenal sebuah bangunan di Trunojoyo sebagai tempat hiburan malam. Kini, kehadiran Masjid Jaza mengubah bangunan itu menjadi ruang ibadah sekaligus pusat aktivitas positif anak muda.
Selain karena konsepnya yang modern dan nyaman, keberadaan masjid ini juga menjawab kebutuhan warga dan pekerja di kawasan Trunojoyo yang selama ini kesulitan mencari tempat salat.
Inisiatif Pengusaha Hadirkan Masjid di Trunojoyo
Takmir Masjid Jaza, Ari Prianto menjelaskan, perubahan fungsi bangunan tersebut berangkat dari inisiatif para pengusaha di sekitar kawasan itu.

“Historisnya tempat ini dulunya bar. Tapi karena di area Trunojoyo sangat jarang masjid akhirnya muncul inisiatif dari para pengusaha untuk menghadirkan masjid agar para pegawai dan masyarakat lebih mudah beribadah,” kata Ari saat dikonfirmasi, Selasa, 26 Mei 2026.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa nama “Jaza” merujuk pada ungkapan doa Jazakallah Khairan Katsiran yang bermakna “Semoga Allah membalas kebaikanmu”.
BACA JUGA: Masjid Jadi Pusat Ekonomi Umat, Koperasi Berkah Bersama Diresmikan di Kabupaten Bandung
Tampung 400 Jemaah, Sediakan Kopi Gratis untuk Anak Muda
Meski masih dalam tahap penyempurnaan pembangunan, Masjid Jaza sudah mampu menampung 150 hingga 200 jemaah di area lantai atas.
Sementara itu, untuk pelaksanaan salat Jumat, pengurus memanfaatkan area bawah sehingga kapasitasnya bisa mencapai 300 hingga 400 jemaah.
Tak hanya itu, pengelola juga merancang konsep masjid dekat dengan gaya hidup anak muda.
Masjid melengkapi ruang salat dengan AC dan televisi. Di samping itu, masjid menyediakan pantry berisi kopi dan teh gratis untuk jemaah.

Rencananya, pengurus akan melengkapi area bawah dengan coffee shop dan food court.
Nantinya, mereka mengalokasikan sebagian hasil usaha untuk operasional dan wakaf masjid.
“Kita ingin anak muda nongkrongnya di masjid. Jadi ada tempat santai, ada kajian dan ada ruang komunitas juga,” ujarnya.
BACA JUGA: Galeri Rasulullah di Masjid Raya Al Jabbar: Mengenal Kisah Nabi Muhammad SAW dengan Teknologi Modern
Aktif Gelar Program Komunitas dan Muslim Fun Gigs
Di samping fasilitas fisik, Masjid Jaza juga aktif menggelar berbagai kegiatan rutin bersama komunitas.
Program tersebut mulai dari kajian keislaman, street run hingga program sosial bertajuk “Jalur Jaza”.
Selanjutnya, program “Jalur Jaza” menghadirkan kolaborasi antara masjid, komunitas dan pelaku usaha untuk menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat.
Kegiatan itu mencakup Jumat Berkah, dukungan UMKM hingga program makan siang gratis untuk jemaah.
Dalam waktu dekat, Masjid Jaza juga akan menggelar kegiatan Muslim Fun Gigs pada 11–14 Juni 2026.
Panitia akan bekerja sama dengan berbagai komunitas dan menghadirkan ustaz nasional maupun lokal Bandung.
BACA JUGA: Masjid Baitul Huda, Memakmurkan Jemaah melalui Program Makan Siang Gratis
Viral di Medsos, Jemaah Jumatan Selalu Penuh
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Masjid Jaza pun sangat tinggi.
Bahkan, popularitas masjid ini meluas berkat unggahan jemaah di media sosial yang viral dan masuk FYP.
“Di minggu pertama saja area atas tidak cukup untuk Jumatan. Sampai sekarang pun selalu penuh,” tuturnya.
Sebagai penutup, transformasi Masjid Jaza membuktikan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah.
Lebih dari itu, masjid kini menjadi ruang bertumbuhnya kebaikan, kepedulian, dan kolaborasi anak muda di jantung Kota Bandung. Red







Komentar