BAZNAS Salurkan Kurban Berkah dari Peternak Binaan, Dongkrak Ekonomi Desa Kuningan

KABARHARMONI | KUNINGAN, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali tunjukkan komitmen mengoptimalkan manfaat kurban.

Melalui Program Kurban Berkah, BAZNAS salurkan hewan kurban yang peternak binaan BAZNAS hasilkan.

Kegiatan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus dukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor peternakan berbasis zakat.

BAZNAS Jadikan Kurban Instrumen Gerakkan Ekonomi Umat

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan program kurban tidak hanya orientasi pada pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi umat.

Menurutnya, BAZNAS terus dorong agar hewan kurban yang BAZNAS salurkan berasal dari peternak binaan sehingga masyarakat rasakan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Kurban harus memberikan dampak yang lebih luas. Selain menjadi sarana ibadah dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, kurban juga harus mampu menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat peternak lokal, dan meningkatkan kesejahteraan mustahik yang telah bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif,” ujarnya.

BACA JUGA: Baznas Jabar Salurkan 15 Sapi dan 23 Domba di Idul Adha 1447 Hijriah

Kurban Berkah Hubungkan Pekurban dengan Peternak Binaan

Program Kurban Berkah BAZNAS menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan yang hubungkan para pekurban dengan peternak binaan di berbagai daerah.

Melalui pembinaan, pendampingan usaha, serta dukungan permodalan berbasis zakat, para peternak dapatkan kesempatan untuk tingkatkan kapasitas usaha dan kualitas ternaknya.

Skema ini ubah dana zakat dari sifat konsumtif menjadi produktif dalam ciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

BAZNAS Jabar: Zakat Ciptakan Rantai Manfaat Berkelanjutan

Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., jelaskan program ini buktikan nyata bagaimana zakat ciptakan rantai manfaat yang berkelanjutan.

“Melalui Program Kurban Berkah, BAZNAS tidak hanya pastikan distribusi hewan kurban kepada para penerima manfaat. Tetapi juga hadirkan dampak ekonomi sejak proses hulu melalui pemberdayaan peternak binaan. Dengan demikian, manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak. Mulai dari peternak, pekurban, hingga masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.

BACA JUGA: BAZNAS Jabar Gelar Syukuran PERSIB Juara dan Berbagi Kebahagiaan Idul Adha Bersama Yatim di Bandung

BAZNAS Dorong Model Kurban Berorientasi Pemberdayaan

BAZNAS berharap Program Kurban Berkah jadi model pengelolaan kurban yang tidak hanya orientasi pada penyaluran. Tetapi juga dorong penguatan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan peternak, dan pembangunan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Melalui sinergi zakat, infak, sedekah, dan kurban, BAZNAS terus hadirkan program-program yang berikan manfaat luas bagi umat. Serta dukung terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaya.    Red

Komentar