KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan optimistis Persib Bandung mampu menjaga konsistensi dan tetap mendominasi kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia (LSI) musim depan.
Menurutnya, manajemen Persib sudah cukup matang menghadapi berbagai dinamika mulai dari bongkar pasang pelatih hingga strategi pembentukan skuad.
Farhan Dorong Konsistensi dan Lanjutkan Legasi Bojan Hodak
Farhan menilai kepercayaan terhadap keputusan manajemen menjadi hal penting, termasuk dalam upaya meneruskan warisan kepelatihan sebelumnya.
“Manajemen Persib sudah mengalami banyak turun naik. Sekarang yang dibutuhkan itu konsistensi. Bagaimana Igor Tolic bisa meneruskan legasi dari Bojan Hodak,” kata Farhan.

Selain itu, Farhan menekankan konsistensi komposisi pemain.
Ia pertahankan mayoritas skuad Persib demi jaga chemistry tim.
Ia menilai konsistensi komposisi pemain menjadi modal penting mempertahankan dominasi.
BACA JUGA: Persib Cetak Sejarah Hattrick Juara, Lautan Bobotoh Birukan Bandung
Liga Super Musim Depan Makin Ketat
Meski begitu, ia ingatkan tantangan musim depan makin berat.
Klub rival tancap gas, serius kejar prestasi musim depan.
Farhan mengaku mendapat informasi bahwa Persebaya Surabaya mendapat dorongan khusus dari Pemerintah Kota Surabaya untuk meraih gelar juara dalam momentum 100 tahun Kota Surabaya.
Persija Jakarta all out jelang 500 tahun Jakarta.
“Musim depan pasti menarik. Belanja pemain dari klub-klub besar akan sangat serius,” ujarnya.
Persib Bidik Pemain Bertenaga dan Berdampak Pemasaran
Tak hanya soal kemampuan di lapangan, Farhan juga menyoroti pentingnya aspek pemasaran dalam perekrutan pemain.
Ia sebut Michael Essien dongkrak kualitas dan tarik perhatian publik.
“Persib pasti mempertimbangkan pemain yang bukan cuma jago di lapangan tapi juga punya pengaruh besar di luar lapangan. Faktor keterlibatan masyarakat penting, dan suara bobotoh pasti didengar,” ucapnya.
BACA JUGA: Pawai Persib Dongkrak Okupansi Hotel Bandung Hampir 100 Persen
Juara Persib Dongkrak Ekonomi dan Pajak Hiburan Bandung
Lebih lanjut, Farhan mengatakan Pemerintah Kota Bandung berharap Persib kembali menjadi juara karena dampaknya sangat terasa terhadap ekonomi daerah.
Ia menyebut tingginya animo pertandingan Persib ikut mendongkrak pendapatan pajak hiburan Kota Bandung.
“Ketika Persib menang tiket online laku. Pajak hiburan juga tinggi. Sekarang pajak hiburan ada di peringkat ketiga setelah pajak makanan dan pajak hotel,” ungkapnya.
Menurut Farhan, keberhasilan Persib bukan hanya kebanggaan olahraga tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata Kota Bandung.
“Banyak sekali yang diuntungkan ketika Persib meraih gelar juara, ekonomi masyarakat meningkat, pariwisata di Kota Bandung juga ikut meningkat,” tuturnya. Red







Komentar