KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota Bandung kembali mendekatkan layanan publik kepada masyarakat melalui Gebyar Bandung Utama.
Pemkot Bandung menggelar kegiatan ketiga tersebut di Lapangan TVRI Jawa Barat, Jalan Cibaduyut, Minggu, 20 September 2026.
Panitia membuka pelayanan sejak pagi hingga menjelang siang.
Berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan instansi di luar Kota Bandung dan menghadirkan puluhan layanan unggulan secara langsung.
Pemkot Bandung Perkuat Komitmen Bandung Unggul Melayani Warga
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Apep Insan Parid menegaskan, Gebyar Bandung Utama merepresentasikan gerakan Bandung Unggul Melayani Warga.
Gerakan tersebut menitikberatkan pada kemudahan dan kedekatan akses pelayanan.
“Gebyar Utama ini semacam gebyar pelayanan. Bapenda Kota Bandung berkolaborasi dan bersinergi dengan beberapa OPD Kota Bandung serta instansi di luar Kota Bandung,” ujar Apep.
Selanjutnya, Bapenda Kota Bandung menghadirkan layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menarik perhatian warga.
Melalui gerai tersebut, masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi perpajakan, termasuk layanan PBB Rengse Sapoe yang menyelesaikan proses administrasi pada hari yang sama.
Di samping itu, Samsat melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Kantor Pertanahan Kota Bandung membuka konsultasi dokumen dan persoalan pertanahan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mengedukasi warga tentang pencegahan dan penanganan kebakaran ringan, khususnya potensi kebakaran akibat penggunaan kompor gas di rumah.

Layanan Lengkap, dari Bibit Tanaman hingga Penerbitan NIB
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyediakan layanan yang lebih beragam.
Dinas tersebut membagikan bibit tanaman dan ikan hias serta menggelar pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis.
Petugas memeriksa hewan peliharaan seperti kucing, termasuk layanan sterilisasi dan vaksinasi rabies.
Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar bazar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok warga.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha perseorangan berisiko rendah.
Selain itu, petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani perekaman KTP elektronik dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Puskesmas Puter membuka pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.
Kegiatan semakin meriah karena pelaku UMKM lokal dari sejumlah kecamatan menjajakan berbagai produk makanan rumahan.
Panitia juga menghadirkan hiburan dan permainan anak, termasuk wahana flying fox.
BACA JUGA: Farhan Desak Camat-Lurah Tingkatkan Kepemimpinan Integritas Wujudkan Bandung Utama
Warga Rasakan Manfaat Langsung Layanan Weekend
Masyarakat menilai pelaksanaan Gebyar Bandung Utama pada hari libur memberikan kemudahan nyata.
Warga dapat mengakses pelayanan tanpa harus meninggalkan pekerjaan pada hari kerja.
Salah satunya Widiani, warga Muhammad Toha, Bandung.
Ia memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membayar PBB sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Memudahkan. Tidak perlu hari kerja, karena kadang bentrok dengan pekerjaan rutin. Kalau hari weekend seperti ini, kita bisa memanfaatkan waktu libur sambil olahraga,” ujarnya.
Widiani menambahkan, kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi memungkinkan warga menyelesaikan beberapa kebutuhan sekaligus.
Selain membayar PBB, ia juga memeriksa kesehatannya, termasuk pengecekan gula darah.
Hal serupa Tia, warga Cibaduyut, rasakan.
Ia mengaku terbantu dengan pelayanan PBB karena prosesnya lebih praktis.
“Alhamdulillah ada keringanan. Yang tadinya enggak tahu jadi tahu. Kalau sekarang sehari beres. Lebih enak dan lebih praktis,” katanya.
Menurut Tia, sebelumnya ia harus mendatangi lokasi pelayanan tertentu untuk menyelesaikan kondisi khusus dalam pembayaran PBB.
Kini, layanan yang hadir lebih dekat memudahkan proses tersebut.
Ia pun berharap Pemkot Bandung terus menghadirkan layanan kesehatan dalam kegiatan serupa, termasuk pemeriksaan mata. Red







Komentar