Dorong Pengembangan SDM: Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Gelar Pelatihan Pastry untuk Warga

KABARHARMONI | BANDUNG, – Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, menyatakan bahwa dewan mendorong para peserta pelatihan keterampilan pastry untuk memunculkan menu-menu kuliner andalan baru khas Kota Bandung.

Warga Kota Kembang menyambut makanan-makanan baru yang meningkatkan kualitas usaha dan menarik wisatawan.

Menumbuhkan Ikon Kuliner Baru

“Saya berharap dari hasil pelatihan ini akan muncul lagi ikon-ikon baru kuliner Bandung. Mungkin nanti ada Prima Rasa yang baru, atau juga Kartika Sari yang baru, atau juga Vita Sari yang baru, dan saya harapkan ini dimulai dari hasil reses anggota DPRD yang merespons aspirasi masyarakat dalam bagaimana cara mendorong pengembangan SDM yang kita miliki saat ini,” tutur Radea, seusai membuka pelatihan pastry hasil reses dewan, di LPK Pintar, Bandung.

Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Gelar Pelatihan Barista untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Pembukaan Lapangan Pekerjaan Baru

Radea mengumpulkan puluhan warga, terutama perempuan, melalui reses DPRD Kota Bandung untuk mengikuti pelatihan pastry tahun ini.

Radea berharap para peserta dapat menciptakan usaha-usaha baru yang membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar.

Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Buka Resmi Pelatihan Catering dan Barista

Komitmen untuk Menggelar Pelatihan Lanjutan

Radea berkomitmen untuk tetap menggelar pelatihan serupa di tahun-tahun mendatang.

Selain pelatihan pastry, ada pula pelatihan barber, katering, hingga digital marketing.

Radea sangat bersemangat membuka peluang peningkatan keterampilan usaha bagi warga.

Misi ini akan membantu masyarakat mengubah taraf hidup mereka menjadi lebih baik di masa mendatang.

InsyaAllah pelatihannya akan terus diselenggarakan di tahun berikutnya. Saya ada komitmen dan ingin memaksimalkan pembangunan yang nonfisik. Kalau fisik itu kan bikin jalan, bikin trotoar. Lebih bagus pada pengembangan sumber daya manusia. Supaya kalau kita langsung ke kebutuhan masyarakat, ada pelatihan, pastry, barista, katering, supaya pada gerak, dan terasa manfaatnya bagi kesejahteraan warga,” ucap Radea.

Pelatihan pastry ini menjadi langkah awal bagi warga untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru di sektor kuliner.
Red

Komentar