KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk mendukung pembangunan sarana ibadah yang representatif.
Ia mengungkapkan hal ini saat meresmikan Masjid Al Ikhlash di Perumnas Sadang Serang, Kecamatan Coblong, pada Sabtu, 29 Maret 2025.
Dalam acara tersebut, Farhan menekankan bahwa keberadaan masjid bukan hanya sekadar bangunan fisik. Melainkan juga pusat peradaban Islam dan pendidikan moral generasi muda.
Harapan untuk Masyarakat
Farhan berharap masyarakat setempat dapat memanfaatkan fasilitas ibadah ini dengan baik untuk meningkatkan nilai keagamaan.
“Ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Pemanfaatan sebagai rumah ibadah, tentunya hal ini diikuti dengan usaha untuk memenuhi peraturan,” ucap Farhan.
Dalam hal ini, Farhan mengajak semua warga untuk menjadikan Masjid Al Ikhlash sebagai tempat yang aktif. Dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan.
Baca Juga: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan Ajak ASN dan Masyarakat Bersegera Menuju Kesempurnaan
Menjaga Ukhuwah Islamiyah
“Masjid ini harus menjadi tempat yang menyatukan umat. Tempat di mana kita menimba ilmu agama dan menguatkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah,” tutur Farhan.
Menghadapi tantangan zaman modern yang kompleks, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun moral. Farhan menegaskan bahwa masjid memiliki peran penting dalam memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi umat.
Dia menambahkan, “Masjid harus aktif dalam memberikan pembinaan kepada anak-anak, remaja, dan keluarga. Kami berusaha menjaga diri agar selalu berada di jalan yang diridai Allah SWT.”
Pernyataan ini menunjukkan kesadaran akan tanggung jawab sosial masjid dalam membentuk karakter generasi mendatang.
Baca Juga: Masjid Mungsolkanas: Warisan Spiritual dan Sosial di Kota Bandung
Proses Pembangunan yang Progresif
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Ikhlash, Usep Hidayat, menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini telah melalui proses selama tiga tahun.
“Proses pembangunan tiga tahun, peletakan batu pertama tahun 2020 oleh Ketua MUI Kota Bandung, Miftah Faridl. Alhamdulillah, tanggal 23 Januari 2025 selesai,” ungkap Usep dengan penuh syukur.
Usep juga menambahkan bahwa saat ini mereka masih dalam tahapan penataan ruang fungsi masjid.
“Kita masih dalam penataan ruang fungsi untuk dimanfaatkan maksimal. Insyaallah, sekitar 500 jemaah bisa memanfaatkan masjid ini,” kata Usep.
Kami berharap penataan yang rapi dapat memaksimalkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat.
Baca Juga: Visi Pembangunan Wali Kota Bandung: Inovasi dan Keimanan
Harapan Besar Tempat Ibadah
Dengan peresmian Masjid Al Ikhlash, Pemerintah Kota Bandung dan masyarakat setempat memiliki harapan besar. Tempat ibadah ini menjadi jembatan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan.
Dengan semangat unity dan pendidikan, kami berharap masjid ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan masyarakat di era modern ini. *Red
Komentar