Museum Srihadi Soedarsono: Ruang Apresiasi Seni dan Warisan Maestro di Bandung

KABARHARMONI | BANDUNG, Kota Bandung kembali menyuguhkan destinasi wisata kreatif yang memukau.

Museum Srihadi Soedarsono, berlokasi di Jalan Ciumbuleuit No.173, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, menjadi pilihan utama bagi penikmat seni dan budaya.

Museum ini menghadirkan karya-karya seniman legendaris Indonesia, Srihadi Soedarsono, dalam suasana modern dan nyaman.

Warisan Maestro yang Tak Pernah Hilang

Museum Srihadi Soedarsono mulai menerima pengunjung sejak Juli 2025.

Berangkat dari gagasan almarhum Srihadi Soedarsono, museum ini awalnya ingin menjadi learning centre.

Namun, pihak keluarga memutuskan untuk mewujudkan tempat tersebut sebagai museum yang menyimpan dan memamerkan karya-karya terbaik Srihadi Soedarsono.

Koleksi Pribadi Srihadi Soedarsono

Museum ini memamerkan koleksi pribadi Srihadi Soedarsono, yakni karya-karya yang tidak pernah diperjualbelikan selama masa hidupnya.

Museum ini memamerkan sekitar 50 karya lukisan, memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat langsung perjalanan artistik sang maestro.

BACA JUGA: Sempatkan dan Luangkan Waktu Kunjungi Museum Mainan 198x

Puti Devi: Karya Utama Srihadi Soedarsono Terpampang Di sini

Puti Devi N, Manajemen Museum Srihadi Soedarsono, menyebut Srihadi Soedarsono sebagai pelukis “oil on canvas” dengan ukuran besar.

“Di sini pengunjung bisa melihat karya-karya utama beliau seperti lukisan Borobudur, Tari Bedoyo, hingga Horizon, yang menjadi ciri khas Srihadi Soedarsono,” ujarnya.

Pengalaman Seni yang Lengkap

Museum Srihadi Soedarsono memiliki tiga ruang pamer yang menyuguhkan karya seni rupa dan arsitektur karya Andra Matin dengan konsep industrial.

Pengunjung tidak hanya menikmati lukisan, tetapi juga merasakan nilai artistik dari desain bangunan museum itu sendiri.

BACA JUGA: Galeri SOS, Ruang Publik untuk Berkegiatan Seni

Fasilitas Lengkap dan Ramah Disabilitas

Museum ini menyediakan desain ramah disabilitas dan berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang multimedia, kafe, musala, dan area parkir yang memadai.

Museum ini membanderol harga tiket masuk Rp30.000 per orang (weekday) dan Rp40.000 per orang (weekend).

Khusus pelajar hingga tingkat SMA mendapatkan diskon 50 persen dengan menunjukkan kartu pelajar, sementara anak di bawah 10 tahun gratis.    Red

Komentar