KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menggenjot penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Bantuan itu bersumber dari Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog.
Tekan Inflasi dan Entaskan Kemiskinan Lewat Program CPPDKPP Bandung menjalankan Program Cadangan Pangan Pemerintah untuk periode Februari–Maret 2026.
Program ini bertujuan meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Selain itu, CPP menjadi instrumen pengendalian inflasi, penanganan kerawanan pangan, serta upaya pengentasan kemiskinan.
Penerima Bantuan Melonjak Jadi 146 Ribu KPM
Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyampaikan, jumlah Penerima Bantuan Pangan pada periode kali ini mengalami peningkatan signifikan.

“Terjadi penambahan sebanyak 66.011 penerima yang tersebar di 30 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Bandung,” ujarnya pada Minggu, 3 Mei 2026.
Sebelumnya, DKPP mencatat sebanyak 80.221 PBP pada Oktober–November 2025.
Kini, jumlah itu meningkat menjadi 146.232 PBP pada Februari–Maret 2026.
BACA JUGA: Bantuan 1 Ekor Sapi Kurban dari Presiden Prabowo untuk Kota Bandung
Salurkan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak per KPM
Gin Gin menjelaskan Kementerian Sosial Republik Indonesia menetapkan DTSEN sebagai sumber data penerima bantuan itu.
DKPP menyalurkan bantuan pangan dari Cadangan Pangan Pemerintah. Badan Pangan Nasional mengelola Cadangan Pangan Pemerintah itu.
Selanjutnya, setiap keluarga penerima manfaat menerima beras kualitas medium sebanyak 10 kilogram per bulan dan minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan.
DKPP menyalurkan bantuan sekaligus untuk dua bulan.
Dengan begitu, masing-masing penerima memperoleh total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
DKPP Awasi Ketat Kualitas Bantuan Hingga ke Lapangan
Dalam pelaksanaannya, DKPP Kota Bandung juga melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas bantuan.
“Pemeriksaan dilakukan sejak proses penyimpanan di gudang hingga distribusi di lapangan guna memastikan bantuan yang diterima masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” kata Gin Gin.
Realisasi Capai 28 Persen, Sasar 8 Kecamatan
Hingga 2 Mei 2026, DKPP merealisasikan penyaluran kepada 41.403 penerima atau sekitar 28 persen dari total sasaran.

Tim telah menyalurkan bantuan di 8 kecamatan dan 28 kelurahan.
Oleh karena itu, Pemkot Bandung memastikan proses distribusi akan terus berlanjut hingga seluruh penerima bantuan terlayani secara maksimal.
Pemkot Bandung berharap upaya ini menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga pangan di tengah dinamika ekonomi. Red







Komentar