Drunk Baker, Roti Premium 12 Jam Fermentasi Jadi Destinasi Kuliner dan Oleh-Oleh Baru di Bandung

KABARHARMONI | BANDUNG, Kota Bandung kembali menambah daftar destinasi kuliner yang menjadi favorit wisatawan.

Salah satunya adalah Drunk Baker, sebuah bakery yang mengusung konsep unik dengan sajian roti premium bertekstur lembut dan isian melimpah.

Pembeli memburu Drunk Baker sebagai oleh-oleh khas Bandung berkat kualitasnya.

Makna “Drunk Baker”: Semangat dan Dedikasi di Balik Nama Unik

Nama Drunk Baker kerap memancing rasa penasaran.

Namun Leader Helper Drunk Baker, Fitri, menegaskan bahwa nama tersebut bukan bermakna negatif.

Sebaliknya, nama itu merupakan kiasan yang menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan tinggi terhadap proses pembuatan roti.

“Penggunaan nama Drunk Baker itu untuk menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan yang tinggi terhadap proses pembuatan roti dan bakery,” kata Fitri di Outlet pusat Drunk Baker, Sabtu 18 Juli 2026.

Berdiri 2023, Antusiasme Pelanggan Terus Meningkat

Drunk Baker berdiri sejak tahun 2023.

Meski terbilang baru, bakery ini terus menunjukkan perkembangan positif.

Antusiasme pelanggan tidak hanya datang dari warga Bandung.

Pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara turut datang untuk mencicipi sekaligus membawa pulang produk bakery tersebut sebagai buah tangan.

Hal ini menunjukkan bahwa Drunk Baker berhasil menarik perhatian pasar yang lebih luas dalam waktu singkat.

BACA JUGA: Cap Roti Buaya, Roti Unik yang Menghadirkan Kesetiaan dan Keberanian dalam Setiap Momen

3 Menu Andalan

Daya tarik utama Drunk Baker terletak pada menu andalannya.

Tiga varian yang paling banyak diburu adalah Dirty Milo, Dirty Bun, dan Nutella Bomb.

Kedai membuat ketiganya dengan isian lumer dan bahan-bahan premium.

Selain roti, gerai ini juga menyediakan berbagai pilihan minuman, cookies, dan cake.

Kedai membanderol produk mulai Rp28.000 hingga Rp60.000 sehingga semua kalangan bisa beli.

Rahasia Kelembutan: Fermentasi 12 Jam Setiap Hari

Keunggulan Drunk Baker terletak pada proses pembuatannya.

Setiap adonan roti melalui proses fermentasi hingga 12 jam.

Proses panjang tersebut menghasilkan tekstur roti yang lebih lembut dengan cita rasa yang khas.

“Rotinya fresh karena langsung dibuat setiap hari. Adonannya diproses sekitar 12 jam sehingga hasilnya lebih lembut,” ujar Fitri.

Komitmen terhadap kesegaran juga terlihat dari jadwal produksi.

Dalam sehari, produksi roti tawar mencapai sekitar 60 hingga 100 buah.

Kedai memproduksi berbagai roti segar setiap malam lalu memajangnya di etalase.

BACA JUGA: Sejak 1960, Toko Kue Yahya Legenda Kue Kering dan Basah di Bandung

Tak Hanya Roti, Minuman Favorit Juga Jadi Incaran

Selain menu roti, Drunk Baker juga menawarkan deretan minuman favorit.

Untuk kategori non-kopi, Lime Bomb dan Jasmine menjadi pilihan pelanggan.

Sementara untuk pecinta kopi, menu Piena Kopi dan Peanut Butter Latte menjadi menu terlaris di setiap gerai.

Ekspansi ke Cihapit, Panaitan hingga Blok M dan BSD

Drunk Baker membuka gerai pertamanya di Kota Bandung.

Kini, brand ini telah berkembang dengan membuka cabang di kawasan Cihapit dan Panaitan.

Ekspansi bahkan menjangkau luar kota seperti Blok M dan BSD.

Meski gerai pertama tetap mempertahankan konsep ruang yang sederhana. Beberapa cabang baru hadir dengan area yang lebih luas untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Pelanggan bisa menikmati produk Drunk Baker langsung di gerai atau memesan secara daring.

Kedai rutin menghadirkan beragam promo setiap hari seperti hadiah vanilla cream cake untuk pembelian tertentu dan penawaran menarik lainnya.

BACA JUGA: Kisah Ani Andryani dan Dimsum Inmons, Dari Hobi Menjadi Pengusaha Sukses

Target Jadi Ikon Oleh-Oleh Khas Bandung

Fitri berharap Drunk Baker terus berkembang dan menjangkau lebih banyak orang.

Targetnya jelas, menjadi salah satu destinasi kuliner sekaligus oleh-oleh khas Kota Bandung.

“Harapannya semoga terus maju dan semakin ramai. Sehingga makin banyak wisatawan yang datang ke Bandung dan mengenal Drunk Baker sebagai salah satu pilihan oleh-oleh,” tuturnya.

Dengan kualitas premium dan strategi ekspansi yang konsisten, Drunk Baker berpotensi besar menjadi ikon baru kuliner Bandung.    Red

Komentar