Wali Kota Farhan Tegaskan Bandung adalah City of Musicians, Bukan Sekadar City of Music

KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai musik menyatu kuat dengan denyut kehidupan masyarakat Kota Bandung.

Geliat seni dan musik terus mewarnai berbagai aktivitas warga, sekaligus mengukuhkan kreativitas sebagai identitas utama Bandung.

Hal tersebut Farhan sampaikan saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Kota Bandung Periode 2026–2031 di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 23 September 2026.

Bandung Adalah City of Musicians

Farhan menegaskan keberanian Bandung mengklaim diri sebagai gudangnya musisi.

“Kalau Kota Ambon berani mengklaim dirinya sebagai City of Music, maka saya berani mengatakan bahwa Kota Bandung adalah City of Musicians,” ujar Farhan.

Ekosistem Kuat Karena Pelaku

Selanjutnya, Farhan menjelaskan Bandung memiliki ekosistem musik yang sangat kuat.

Para pelaku seni, komunitas, organisasi, serta ketersediaan ruang dan infrastruktur yang memadai mendukung ekosistem tersebut secara berkelanjutan.

Menurutnya, para musisi memegang peran sentral dalam membangun ekosistem.

Tanpa pelaku, ekosistem hanya menjadi ruang hampa.

“Ekosistem tanpa pelaku maka dia menjadi ekosistem yang kosong. Dengan adanya pelaku maka kita harus membuat sebuah struktur, dengan adanya struktur kita harus membangun infrastruktur,” katanya.

BACA JUGA: Farhan Tegaskan Bandung Kota Para Musisi, Bukan Sekadar Kota Musik

Brand Musik Bandung Menggema di Nusantara

Selain itu, Farhan juga menyoroti kiprah musisi Bandung yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Pengalamannya berkeliling ke berbagai provinsi membuktikan nama Bandung selalu muncul melalui karya dan penampilan musisinya.

“Setiap ada kafe, pasti jualannya band dari Bandung. Itu menunjukkan bahwa Bandung menjadi sebuah brand untuk urusan musik,” tuturnya.

Karena itu, Farhan menilai kekuatan brand tersebut harus terus mendapat pemeliharaan melalui aktivitas dan kolaborasi berkelanjutan.

Langkah tersebut berkaitan erat dengan berbagai predikat kreativitas dan kebudayaan yang Kota Bandung sandang.

Ia mengingatkan, Bandung harus menjaga konsistensi aktivitas untuk mempertahankan setiap penghargaan tersebut.

“Untuk bisa tetap bertahan dengan gelar-gelar tersebut adalah kita tidak boleh berhenti beraktivitas di bidang-bidang yang telah diberikan gelar tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA: Wali Kota Bandung, Farhan Ajak Musisi Kolaborasi dalam Membangun Kota

HAPMI Jadi Rumah Besar dan Mitra Strategis Pemkot

Kemudian, Farhan mengapresiasi HAPMI Kota Bandung yang mampu bertahan dan berkembang sebagai wadah solid bagi para musisi.

Menurutnya, keberlangsungan organisasi dalam jangka panjang membuktikan peran strategisnya dalam membangun ekosistem seni musik.

Ia berharap HAPMI terus menemukan posisi strategis di tengah dinamika industri musik yang semakin kompetitif.

Tidak hanya menjadi wadah, HAPMI juga perlu memperluas jejaring, membuka ruang kolaborasi, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku seni musik.

“Yang kita butuhkan tidak hanya musisi yang membawakan lagu yang ngepop. Kita juga ingin menampilkan atau melahirkan sosok-sosok yang punya kualitas musikalitas tinggi sebagai penyanyi, komposer, maupun musisi,” kata Farhan.

Hal tersebut sejalan dengan semangat Bandung Utama yang merupakan akronim dari Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.

Salah satu pilarnya membangun sumber daya manusia yang unggul, termasuk dalam bidang seni dan kreativitas.

Farhan menyatakan, keunggulan SDM Kota Bandung tidak hanya tercermin dari pendidikan formal, tetapi juga dari kemampuan dan kecerdasan di bidang seni.

Ia bahkan menilai talenta asal Bandung yang berkembang dan berkarya di luar daerah justru menunjukkan kekuatan SDM Bandung.

“Keberadaan sosok-sosok yang memang jago lahir dari Kota Bandung itu memang harus keluar. Karena bagaimanapun juga itu menunjukkan bahwa Bandung tempat lahirnya manusia-manusia unggul,” ujarnya.

Karena itu, Farhan berharap HAPMI menjadi mitra penting Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat ekosistem seni musik.

BACA JUGA: Bumi Sangkuriang Kembali Gelar Jazzy Night dengan Improvisasi dan Harmoni

HAPMI Perkuat Kolaborasi Ekosistem Musik Bandung

Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia harus menjadi rumah besar yang merangkul insan seni, khususnya di bidang musik, sekaligus memperluas kolaborasi.

“HAPMI menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari kemajuan Kota Bandung. Karya terbaik akan mengharumkan nama Bandung, sosok-sosok terbaik akan menjadi ciri khas bahwa dia adalah sosok dari Bandung,” kata Farhan.

Pada kesempatan tersebut, Farhan juga menyampaikan selamat bekerja kepada seluruh pengurus HAPMI Kota Bandung periode 2026–2031.

Ia mengapresiasi HAPMI Jawa Barat, para pendiri, pembina, serta semua pihak yang mendukung keberlangsungan organisasi.

Farhan berharap kolaborasi antara HAPMI dan Pemerintah Kota Bandung terus berkembang sehingga mampu melahirkan karya musik berkualitas dan memperkuat posisi Bandung sebagai kota dengan ekosistem kreatif dan musik yang hidup di Indonesia.    Red

Komentar