KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan konsep perayaan yang berbeda untuk Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) tahun ini.
Pemkot Bandung memastikan tidak menggelar pawai kendaraan hias yang sebelumnya masuk dalam rencana memeriahkan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keputusan tersebut sejalan dengan arahan untuk menggelar perayaan secara sederhana tanpa menghabiskan anggaran besar.
“Persiapan HJKB, kami yang tadinya akan melakukan pawai kendaraan hias itu dibatalkan, sesuai dengan amanat yang disampaikan oleh Presiden agar melakukan perayaan dengan cara sederhana,” kata Farhan di Mal Pelayanan Publik, Rabu 23 September 2026.
Pemkot Usung Pawai Jampana yang Lebih Kreatif
Sebagai pengganti, Pemkot Bandung kini merancang pawai dengan konsep yang lebih sederhana.
Namun, konsep baru tersebut tetap menonjolkan kreativitas warga.
Farhan menjelaskan, Pemkot akan menampilkan pawai Jampana sebagai daya tarik utama.
Ia berharap konsep tersebut tetap membuat perayaan HUT Kota Bandung berlangsung meriah tanpa membebani anggaran.
“InsyaAllah kami sedang merancang sebuah pawai yang sifatnya lebih sederhana, lebih menampilkan karya-karya kreatif yang tidak perlu menggunakan anggaran yang besar. InsyaAllah itu rame-rame,” ujarnya.
BACA JUGA: Bandung Berpesta 215: Ribuan Warga Rayakan Hari Jadi Kota dengan Musik dan Kepedulian
Anggaran Pawai Jampana Jauh Lebih Hemat
Dari sisi anggaran, Farhan memastikan bahwa biaya untuk konsep baru jauh lebih kecil daripada rencana awal pawai kendaraan hias.
Oleh karena itu, Pemkot dapat mengalokasikan anggaran secara lebih efisien.
“Sekarang mah kecil, nggak sampai Rp1 miliar kayaknya,” ucapnya.
Luncurkan Buku Bandung Above di Puncak HJKB
Selain pawai, Pemkot Bandung juga menyiapkan peluncuran sejumlah buku dalam rangkaian HJKB.
Peluncuran tersebut berlangsung pada 25 September, tepat setelah upacara dan sebelum Rapat Paripurna di DPRD Kota Bandung.
Salah satu buku yang Pemkot luncurkan berjudul Bandung Above.
Buku tersebut memuat perbandingan foto udara Kota Bandung dari masa lalu dengan kondisi terkini.
“Ini adalah sebuah buku foto udara yang membandingkan foto udara di masa lalu dan foto udara di masa kini. Itu sangat menarik bukunya,” tuturnya. Red







Komentar