Wawali Bandung Erwin: MPLS Jadi Awal Pembentukan Generasi Inovatif dan Berkarakter

KABARHARMONI | BANDUNG, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar ajang orientasi.

Lebih dari itu, MPLS menjadi titik awal untuk membentuk karakter dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Hal tersebut Erwin sampaikan saat menutup kegiatan MPLS murid baru kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027 di GOR Laga Satria Sport Jabar Arcamanik, Selasa, 21 Juli 2026.

MPLS Bukan Akhir, Tapi Awal Perjalanan Menuju Masa Depan

Erwin mengajak seluruh peserta didik baru memanfaatkan masa sekolah sebagai proses pembentukan diri.

Menurutnya, dari bangku SMA inilah lahir calon pemimpin, pengusaha, ilmuwan, dokter, hingga profesi lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pemuda-pemudi hari ini adalah calon pemimpin di masa depan. Kalau kalian ingin menjadi pemimpin, menjadi pengusaha, menjadi ilmuwan, atau menjadi dokter di masa depan, kalian harus menjadi generasi yang sesuai dengan zamannya. Generasi yang inovatif, generasi yang siap menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI,” ujar Erwin.

Lebih lanjut, ia menegaskan MPLS membuka perjalanan baru siswa di jenjang SMA.

Karena itu, seluruh peserta didik harus menjalani proses belajar dengan sungguh-sungguh agar mampu meraih cita-cita sekaligus membanggakan orang tua.

“MPLS saat ini bukan akhir, tetapi awal kalian melangkah menuju masa depan. Perlu keseriusan agar kalian bisa menjadi kebanggaan keluarga dan memberikan manfaat bagi bangsa,” katanya.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Bandung: Pendidikan Kunci dalam Menciptakan Generasi Unggul

Wawali Erwin Tekankan 5 Kesadaran Untuk Pelajar

Dalam kesempatan itu, Erwin membagikan konsep lima kesadaran yang wajib setiap pelajar miliki untuk meraih kesuksesan.

Pertama, kesadaran beragama atau al wa’yu addini. Ia menempatkan pendidikan spiritual sebagai pondasi utama dalam membangun karakter.

Ia pun meminta sekolah dan keluarga bersama-sama memperkuat aspek ini, termasuk membiasakan peserta didik menjalankan ibadah.

“Kalau pondasi agamanya kuat, insyaAllah aspek kehidupan lainnya juga akan ikut kuat,” tuturnya.

Kedua, kesadaran untuk terus menuntut ilmu.

Ketiga, membangun pergaulan yang positif.

Keempat, aktif dalam organisasi.

Erwin menekankan pelajar tidak boleh hanya terpaku pada buku di kelas.

Mereka juga harus mampu berinteraksi, mengikuti kegiatan sekolah, dan mengasah kemampuan bekerja sama.

“Jangan hanya menjadi kutu buku. Bergaullah di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dari situ kalian belajar komunikasi, kerja sama, dan menghargai orang lain,” ujarnya.

Ia juga mendorong siswa aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) maupun organisasi kepemudaan di lingkungan tempat tinggal.

Sebab, organisasi menjadi wadah terbaik untuk menempa jiwa kepemimpinan sejak dini.

“Calon pemimpin rata-rata lahir dari organisasi. Di sanalah kalian ditempa menjadi pribadi yang mampu memimpin dan bekerja sama,” katanya.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Berikan Rumus Sukses untuk Anak-anak

3 Kualitas Utama Calon Pemimpin Masa Depan

Selain lima kesadaran, Erwin juga menguraikan tiga kualitas utama seorang pemimpin.

Ketiga kualitas itu meliputi kualitas intelektual, kualitas emosional, dan kualitas spiritual.

Ketiganya harus tumbuh seimbang agar generasi muda mampu menghadapi zaman yang semakin kompleks.

Ia pun berpesan agar para pelajar terus memperkaya pengalaman, memperluas wawasan, serta tidak ragu meminta nasihat kepada guru maupun orang tua.

“Masih banyak yang harus dipelajari. Teruslah menambah pengalaman dan wawasan, serta jangan sungkan berdiskusi dengan ayah, ibu, maupun guru,” pesannya.

Di akhir sambutan, Erwin menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMAN 28 Bandung.

Ia menilai pelaksanaan MPLS berjalan tertib dan edukatif.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan MPLS SMAN 28 Bandung. Semoga ini menjadi langkah awal lahirnya generasi Bandung yang berkarakter, inovatif, dan siap menyongsong masa depan,” ucapnya.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Bandung, Erwin: Tiga Pilar Kepemimpinan untuk Pemimpin Sejati

252 Siswa SMAN 28 Bandung Lulus MPLS 2026/2027

Sementara itu, Kepala SMAN 28 Bandung, Ai Sumiati, melaporkan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 berjalan lancar.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin, aktif, dan memenuhi seluruh ketentuan sekolah.

Dari total 252 murid baru yang mengikuti MPLS, pihak sekolah menyatakan seluruhnya lulus.

“Sebanyak 252 peserta mengikuti MPLS dengan kehadiran, keaktifan, dan kedisiplinan yang baik. Seluruhnya dinyatakan lulus,” ujar Ai Sumiati.    Red

Komentar