KABARHARMONI | BEKASI, – BAZNAS Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., dalam menyalurkan santunan bagi keluarga korban musibah ledakan gas elpiji di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Barat menyalurkan bantuan sebesar Rp150 juta.
BAZNAS Jawa Barat menghimpun dana tersebut dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
BAZNAS Pastikan Zakat ASN Tiba untuk Korban
Penyaluran bantuan bertujuan meringankan beban keluarga korban.
Musibah tersebut mengakibatkan sejumlah anggota keluarga mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan.
Kehadiran BAZNAS Jawa Barat dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen lembaga.
BAZNAS memastikan amanah zakat dari para ASN yang BAZNAS himpun kembali memberi manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi kedaruratan dan musibah kemanusiaan.
Ledakan Gas di Cikarang Utara Tewaskan 2 Korban
Peristiwa ledakan terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 04.30 WIB.
Keluarga dan pemberitaan di lapangan menyebut ledakan terjadi akibat kebocoran gas elpiji saat aktivitas memasak berlangsung.
Sebanyak enam orang dalam satu keluarga menjadi korban luka bakar.
Dua korban, yaitu seorang ayah dan anaknya, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan BAZNAS Jabar Bersama BJB Garut untuk Korban Sipil Ledakan Amunisi
Dedi Mulyadi: Pemerintah Pastikan Keluarga Tidak Sendirian
Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., hadir langsung menemui keluarga korban.
Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama berbagai pihak terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan keluarga korban tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian. Pemerintah akan terus berupaya memberikan pendampingan dan memastikan kebutuhan korban serta keluarganya mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Zaki Hilmi: Santunan Ini Amanah Zakat ASN Jabar
Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., menyampaikan santunan tersebut merupakan amanah dari para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Bantuan ini merupakan amanah zakat yang dihimpun dari para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang menghadapi masa sulit sekaligus menjadi wujud nyata bahwa zakat dapat hadir dalam situasi kemanusiaan dan memberikan manfaat secara langsung,” ungkapnya.
Keluarga Korban Ucapkan Terima Kasih
Salah seorang keluarga penerima bantuan, Kanah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah serta BAZNAS Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan kepada keluarga kami. Dalam kondisi seperti ini, perhatian dan bantuan dari pemerintah serta BAZNAS Jawa Barat sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan para ASN yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tuturnya.
BACA JUGA: Relawan Nusantara Salurkan Donasi Rp723 Juta ke BAZNAS Jabar untuk Palestina dan Sumatera
BAZNAS Tegaskan Peran Zakat sebagai Instrumen Kepedulian Sosial
Melalui penyaluran santunan tersebut, BAZNAS Jawa Barat kembali menegaskan peran zakat sebagai instrumen kepedulian sosial.
Zakat hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi.
BAZNAS Jawa Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Jawa Barat.
Berkat kontribusi tersebut, BAZNAS Jawa Barat dapat menyalurkan amanah zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS berharap dukungan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama.
BAZNAS Jawa Barat berharap dukungan ini menguatkan keluarga korban dalam menghadapi masa pemulihan serta memperkokoh solidaritas sosial di Jawa Barat. Red







Komentar