Gubernur Dedi Mulyadi Serahkan Santunan Rp300 Juta BAZNAS Jabar untuk 12 Keluarga Korban Laka Indramayu

KABARHARMONI | INDRAMAYU, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menunjukkan kepedulian nyata kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Indramayu.

Pada Selasa, 14 Juli 2026, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi bersama Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zaki Hilmi, M.H., secara langsung menyerahkan santunan kepada 12 keluarga korban meninggal dunia di Kampung Jemeti, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

BAZNAS Jabar Salurkan Rp300 Juta untuk Ringankan Beban Keluarga Korban

Beberapa waktu lalu, kecelakaan lalu lintas di Indramayu menewaskan sejumlah orang dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyalurkan santunan senilai Rp300.000.000.

Setiap keluarga korban menerima bantuan sebesar Rp25.000.000.

Bantuan ini BAZNAS Jabar harapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjadi wujud empati dan perhatian kepada para ahli waris.

BACA JUGA: BAZNAS Jabar Dampingi Gubernur Dedi Mulyadi Salurkan Santunan ke Keluarga Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo di Bekasi

Dana Zakat ASN Jadi Bukti Kebersamaan Warga Jabar

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa santunan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar bantuan materi.

Ia menyebut bantuan ini sebagai simbol kepedulian dan kebersamaan masyarakat Jawa Barat.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa seluruh dana santunan berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat himpun melalui BAZNAS Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan ini merupakan amanah dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola oleh BAZNAS Jawa Barat. Mudah-mudahan kehadiran kami hari ini dapat memberikan sedikit penguatan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kita tentu tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan, tetapi semoga kepedulian ini menjadi bukti bahwa masyarakat Jawa Barat hadir dan saling menguatkan ketika saudara-saudaranya tertimpa musibah,” ujar Dedi Mulyadi.

BACA JUGA: BAZNAS Jabar dan Kemenag Teken MoU, Perkuat Pengelolaan ZIS Profesional dan Transparan

BAZNAS Komitmen Pastikan Zakat Tepat Sasaran dan Responsif

Di tempat yang sama, Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., menyampaikan bahwa penyaluran santunan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS.

BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat zakat secara cepat, tepat sasaran, dan responsif terhadap kondisi darurat maupun musibah.

Menurut Zaki, dana zakat yang para muzaki titipkan tidak hanya BAZNAS salurkan untuk program pemberdayaan.

BAZNAS juga menggunakan dana tersebut sebagai instrumen kepedulian sosial ketika masyarakat menghadapi bencana dan kehilangan.

“BAZNAS Jawa Barat berkomitmen agar setiap amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang benar-benar memberikan manfaat. Santunan ini merupakan bentuk empati sekaligus ikhtiar untuk meringankan beban keluarga korban. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Semoga setiap kebaikan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya,” tutur Zaki Hilmi.

BACA JUGA: BAZNAS Jabar Salurkan 80 Paket Daging di Desa Palasari Subang, Hadirkan Kebahagiaan Warga Pelosok

Keluarga Korban Ucapkan Rasa Syukur dan Haru

Perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS mengundang rasa haru dari keluarga penerima.

Tarkadi, salah seorang perwakilan keluarga korban, menyampaikan rasa terima kasihnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dan BAZNAS menjadi penguat bagi keluarga dalam menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga tercinta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, BAZNAS Jawa Barat, serta seluruh ASN yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, bukan hanya karena nilainya, tetapi juga karena kami merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu yang telah peduli kepada kami,” ungkap Tarkadi dengan penuh haru.

BACA JUGA: Jawa Barat Salurkan Bantuan Kurban untuk Palestina Rp251 Juta via Baznas

Sinergi Zakat, Pemerintah, dan Masyarakat Perkuat Solidaritas Sosial

Melalui penyaluran santunan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan responsif.

Selain itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, para ASN sebagai muzaki, dan BAZNAS membuktikan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah.

Zakat juga berfungsi sebagai instrumen solidaritas sosial yang mampu menghadirkan harapan di tengah musibah.

Ke depan, BAZNAS Jawa Barat berharap semangat gotong royong dan kepedulian ini terus tumbuh.

Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan di seluruh pelosok Jawa Barat dapat semakin merasakan manfaat zakat.   Red

Komentar