Dinas Perhubungan Kota Bandung Pulihkan 6 APILL Curian, Perkuat Pengamanan Lampu Lalu Lintas

KABARHARMONI | BANDUNG, – Dinas Perhubungan Kota Bandung menyelesaikan perbaikan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di enam persimpangan yang sebelumnya mengalami gangguan akibat pencurian komponen.

Dinas Perhubungan merampungkan perbaikan tersebut dalam waktu kurang dari satu minggu.

Enam persimpangan yang Dinas Perhubungan pulihkan meliputi Simpang Pungkur-Inggit Ganarsih, Simpang BKR-Mohamad Toha (PT Inti), Simpang Veteran-Sunda, Simpang Pagarsih-Astana Anyar, Simpang Tamblong-Naripan, serta Simpang BKR-Mohamad Ramdan (Patung Ikan).

Bentuk Tiga Tim Percepat Pemulihan

Dinas Perhubungan Kota Bandung melakukan percepatan perbaikan untuk memulihkan fungsi fasilitas lalu lintas demi mendukung keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.

Dinas Perhubungan Kota Bandung membentuk tiga tim. Tim tersebut langsung menelusuri kabel, menyiapkan perangkat, dan memasang kembali APILL di lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi melalui keterangan resminya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang masyarakat alami akibat pencurian perangkat tersebut.

Terduga pelaku telah teknisi APILL bersama kepolisian amankan dan kini sedang menjalani proses penyidikan di Polrestabes Bandung.

Selain menyelesaikan perbaikan, Dinas Perhubungan Kota Bandung juga memperkuat sistem pengamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

BACA JUGA: Polrestabes Bandung Tangkap Pencuri Kabel Traffic Light Penyebab Lampu Merah Padam

Perkuat Boks dan Las Tiang APILL

Pantauan pada Jumat 9 Oktober 2026, sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung melaksanakan perbaikan di persimpangan Jalan Sudirman-Kelenteng (Cibadak).

Di lapangan, Operator ATCS Kota Bandung, Abdullah Putra Gandara (Aga) menjelaskan, Dinas Perhubungan melakukan upaya pengamanan melalui penambahan perlindungan pada boks perangkat dan bagian tiang lampu lalu lintas.

“Untuk boks yang sebelumnya pengamanannya kurang memadai, kami menggunakan gembok. Ke depannya, boks tersebut juga akan dilindungi dengan kerangkeng,” jelasnya.

Petugas akan melas bagian tiang yang sebelumnya terbuka menggunakan baut untuk meningkatkan keamanan perangkat.

Aga menjelaskan, Dinas Perhubungan Kota Bandung memperbaiki enam persimpangan yang pencuri bobol dalam satu minggu terakhir.

Petugas memulihkan APILL dengan menelusuri kabel, menyiapkan perangkat seperti CPU, wiring, dan controller, hingga memasang kembali komponen agar lampu lalu lintas berfungsi normal.

BACA JUGA: May Day Bandung Sempat Kondusif, Kelompok Diduga Anarko Picu Ricuh di Dago Cikapayang Malam Hari dan Rusak APILL Balubur Rp400 Juta

Respons Cepat Aduan Masyarakat

Di luar penanganan akibat pencurian, Dinas Perhubungan Kota Bandung juga melakukan perbaikan terhadap gangguan APILL yang masyarakat laporkan.

Menurut Aga, gangguan minor, seperti masalah pada jaringan kelistrikan, dapat petugas tangani dalam waktu 1 kali 24 jam.

Ia mencontohkan gangguan di kawasan Sudirman-Kelenteng. Ia menduga pasokan listrik dari jaringan PLN ke boks perangkat terganggu sehingga lampu lalu lintas mati.

Penanganan tersebut petugas lakukan setelah menerima aduan masyarakat.

Masyarakat yang menemukan gangguan lampu lalu lintas dapat menyampaikan laporan melalui media sosial ATCS Kota Bandung atau Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Aga juga mengimbau warga untuk turut menjaga fasilitas keselamatan lalu lintas. Segera laporkan ke petugas jika Anda melihat seseorang mengutak-atik atau mengambil perangkat lampu lalu lintas.

“Apabila ada orang tidak dikenal yang sedang mengutak-atik perangkat atau mengambil komponen lampu lalu lintas, masyarakat bisa langsung melaporkannya melalui media sosial kami atau Call Center Bandung Siaga 112,” harapnya.

Ia menegaskan, APILL merupakan salah satu fasilitas penting untuk mendukung keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Karena itu, pemeliharaan dan perlindungannya membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah dan masyarakat.     Red

Komentar