Wali Kota Farhan Ingatkan ASN Bandung Jaga Etika Tinggi, Pelanggaran Berulang Berujung Pemberhentian

KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung menjaga standar etika yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Farhan melontarkan pernyataan itu untuk menanggapi informasi pemberhentian ASN terduga pelanggar susila dan etika.

Pelanggaran ASN Melalui Proses Pembinaan Terlebih Dahulu

Farhan mengatakan, ia menerima laporan berkala mengenai berbagai pelanggaran ASN di lingkungan Pemkot Bandung.

Setiap pelanggaran tersebut terlebih dahulu melalui proses pembinaan sebelum pemerintah mengambil langkah lebih lanjut.

“Secara periodik saya sebagai wali kota selalu mendapatkan update. Tentang pelanggaran-pelanggaran susila dan pelanggaran etika yang dilakukan oleh ASN Kota Bandung,” ujar Farhan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Menurutnya, pemberhentian bukanlah langkah yang langsung pemerintah lakukan ketika seorang ASN melakukan pelanggaran.

Pemerintah terlebih dahulu memberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan, pembinaan, maupun rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Proses pemberhentian itu tidak ditemukan sekali langsung sikat, itu enggak. Tapi memang mesti ada perbaikan,” katanya.

BACA JUGA: Bapenda Kota Bandung Pastikan Kasus Penggelapan Pajak oleh Oknum Pegawai Diproses Hukum

Toleransi Habis Jika Pelanggaran Terulang

Namun, apabila setelah mendapatkan pembinaan dan kesempatan untuk memperbaiki diri pelanggaran kembali terjadi, pemerintah dapat mengambil tindakan tegas sesuai aturan.

Farhan menyebut, terdapat sejumlah kasus serupa yang telah berujung pada pemberhentian ASN.

Ia menyatakan, pemerintah mengambil keputusan itu setelah memberikan pembinaan dan kesempatan perbaikan.

“Kalau ternyata terjadilah lagi pengulangan, ya toleransi sudah tidak ada lagi, maka diberhentikan,” ujarnya.

BACA JUGA: Wali Kota Farhan Ajak ASN Bandung Teguh Lawan KKN, Pakta Integritas Tak Boleh Jadi Hiasan Lemari

ASN Harus Miliki Standar Etika Lebih Tinggi

Farhan mengingatkan, ASN tetap merupakan manusia yang tidak lepas dari kekurangan.

Namun, posisi ASN sebagai pejabat publik membuat mereka memiliki tanggung jawab moral dan etika yang lebih besar. Karena perilakunya menjadi perhatian masyarakat.

“Kepada seluruh ASN, bagaimanapun juga ASN ini bukan malaikat, manusia juga. Tentu ada kekurangan. Namun bagaimanapun juga ASN ini adalah pejabat publik yang diperhatikan oleh masyarakat. Sehingga harus memiliki standar etika yang lebih tinggi dari rata-rata,” tuturnya.

Ia berharap, seluruh ASN Pemkot Bandung dapat menjadikan etika dan integritas sebagai bagian penting dalam menjalankan tugas. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

“ASN memiliki standar etika yang tinggi untuk kebaikan bersama,” katanya.     Red

Komentar