KABARHARMONI | BANDUNG, – Pelantikan Pengurus RT dan RW periode 2026–2031, Kelurahan Sekeloa, Krcamatan Coblong, menjadi momentum penguatan peran kewilayahan dalam mewujudkan .
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadiri acara bersama unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat pada Rabu, 7 Januari 2025.
Apresiasi untuk Garda Terdepan
Pada kesempatan itu, Farhan menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam kepada seluruh ketua RT, RW. Serta pengurus yang telah bersedia mengabdikan diri bagi masyarakat.
Ia menyebut jabatan RT dan RW sebagai pekerjaan sosial yang sarat nilai kemanusiaan.

“Saya selalu berkeyakinan bahwa pekerjaan ketua RT dan RW ini adalah pekerjaan yang banyak amal jariahnya,” ujar Farhan.
RT dan RW: Garda Terdepan Struktur Sosial
Menurutnya, RT dan RW merupakan garda terdepan dalam struktur sosial Kota Bandung.
Meski tidak berada dalam hierarki komando pemerintahan, perannya sangat menentukan keberhasilan penerapan kebijakan di tingkat masyarakat.
Farhan bilang, struktur sosial RT dan RW jadi kunci buat terapkan aturan hukum efektif.
Kedekatan sosial di lingkungan bikin warga jadi patuh.
“Tanpa struktur sosial, tidak ada alasan satu orang pun untuk patuh. Di sinilah pentingnya RT dan RW,” ungkapnya.
BACA JUGA: Peran RT dan RW sebagai Garda Terdepan, Sinergi untuk Mewujudkan Visi Kota Bandung yang Unggul
Mengubah Sudut Pandang dan Membangun Kemitraan
Ia juga menjelaskan, menjadi ketua RT atau RW akan mengubah sudut pandang seseorang.
Dari yang sebelumnya fokus pada kepentingan pribadi, kini harus memikirkan kondisi seluruh warga.
Farhan: “Gak ada hierarki langsung dengan RT dan RW, kita kemitraan, kerja sama dan saling pengertian.”
“Saya tidak bisa memerintah RT dan RW. Saya hanya bisa mengajak kerja sama,” katanya.
Terima Kasih Pengabdian RT RW

Farhan menyampaikan terima kasih kepada para mantan ketua RT dan RW serta mereka yang kembali menjabat.
Ia menyebut pengabdian tersebut sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial Kota Bandung. Red







Komentar