KABARHARMONI | BANDUNG, – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di halaman Balai Kota Bandung saat ratusan masyarakat menghadiri kegiatan Buka Bersama on The Street (Bubos) ke-10, Sabtu, 14 Maret 2026.
Atalia Praratya bersama tim dan sponsornya menggagas kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas, organisasi, dan masyarakat dari berbagai daerah.

Kebersamaan Tanpa Batas
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya. Karena balai kota dapat menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan.
Dalam sambutannya, Farhan menyebut Bubos sebagai ruang kebersamaan yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang.

“Bubos adalah acara komunitas yang tidak melihat latar belakang. Siapapun boleh datang selama punya semangat silaturahmi dan persahabatan,” ujarnya.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada Founder Penggerak Wanita Jabar, Atalia Praratya. Serta seluruh pihak yang telah menghadirkan kegiatan tersebut di Balai Kota Bandung.
Menurutnya, kegiatan seperti Bubos memperkuat nilai kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semangat berbagi dan kepedulian ini menjadi hal utama bagi Kota Bandung,” katanya.
BACA JUGA: Ulama dan Umaro Kota Bandung Perkuat Kebersamaan Menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah
Undangan Salat Idul Fitri Bersama
Dalam kesempatan itu, Farhan juga mengundang masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri bersama di halaman Balai Kota Bandung.

“InsyaAllah di titik yang sama ini nanti kita juga akan menggelar Salat Id. Saya mengundang semuanya untuk salat bersama di sini, sekaligus open house,” ujarnya.
BACA JUGA: Persiapan Pelaksanaan Shalat Idulfitri 1446 H di Kota Bandung: 1.843 Masjd dan 591 Lapangan
Kebersamaan dalam Keberagaman
Penggagas Bubos, Atalia Praratya, menyampaikan, Bubos ke-10 mengusung semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menurutnya, Ramadhan tahun ini terasa istimewa karena berdekatan dengan berbagai perayaan keagamaan lain seperti Imlek, Rabu Abu, hingga Nyepi.

“Ini menunjukkan bahwa kita sebagai warga negara Indonesia sangat menghargai keberagaman,” katanya.
Ia menjelaskan Bubos ke-10 mengusung tema “10 Doa Cahaya Kebaikan” sebagai doa bersama untuk kebaikan bangsa dan dunia.
Sekitar 2.500 peserta dari Kota Bandung, Cimahi, dan perwakilan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat mengikuti kegiatan ini.
BACA JUGA: Bandung Merayakan Imlek 2577 dengan Semangat Harmoni dan Toleransi Antarumat Beragama
Program Sosial dan Kebaikan
Peserta terdiri dari berbagai unsur masyarakat seperti PKK, Karang Taruna, LPM, komunitas, hingga kelompok pemuda.

Selain kegiatan berbuka puasa bersama, rangkaian Bubos juga meliputi berbagai program sosial, di antaranya berbagi perlengkapan ibadah untuk seribu musala, pembagian paket sembako, workshop kesehatan mental. Hingga kegiatan pesantren kilat sains dan teknologi bagi tunanetra.
Atalia berharap kegiatan kebaikan seperti Bubos dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kebaikan itu seperti aliran sungai yang harus terus mengalir dan menebarkan manfaat,” ujarnya. Red







Komentar