KABARHARMONI | BANDUNG, – Kota Bandung terpantau aman dan kondusif pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemerintah tangani berbagai potensi permasalahan seperti sampah, keamanan, dan parkir liar dengan baik.
Antisipasi Pemerintah Berjalan Lancar
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan hal tersebut usai melakukan peninjauan pelayanan publik di sejumlah lokasi, Rabu 25 Maret 2026.

“Alhamdulillah, secara umum kondusif. Tidak ada permasalahan yang menonjol,” ujar Iskandar.
Ia mengungkapkan, selama masa libur Idul Fitri, Pemerintah Kota Bandung telah mengantisipasi sejumlah potensi kerawanan. Terutama terkait lonjakan wisatawan yang datang ke Kota Bandung.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama antara lain pengelolaan sampah, pengamanan wilayah, serta penertiban parkir liar di sejumlah titik keramaian.
Pengelolaan Sampah dan Keamanan Terjaga
“Hal yang kemarin kita antisipasi seperti sampah, keamanan, dan parkir liar, semuanya berjalan lancar,” katanya.
Pemerintah berhasil mengatasi kekhawatiran masyarakat soal penumpukan sampah.
BACA JUGA: DLH Kota Bandung Pastikan Pengangkutan Sampah ke TPA Sarimukti Kembali Berjalan Normal
Koordinasi Antar Perangkat Daerah Efektif
Iskandar menilai koordinasi antar perangkat daerah efektif, meminimalisir berbagai potensi gangguan.

Selain itu, aktivitas masyarakat dan wisatawan selama libur Idul Fitri berlangsung tertib, tanpa gangguan berarti terhadap ketertiban umum.
BACA JUGA: Pemkot Bandung Perkuat Sinergi dan Koordinasi Antarpegawai melalui Retreat
Kunjungan Wisatawan Meningkat
Ia melihat peningkatan aktivitas kunjungan ke Kota Bandung selama libur, meski data detail wisatawan belum lengkap.
“Secara kasat mata, kunjungan wisatawan cukup tinggi, tapi datanya masih kita rekap,” ujarnya.
BACA JUGA: Pameran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bandung di Medan, Ajak Wisatawan Berkunjung
Pemkot Bandung Perkuat Antisipasi

Ke depan, Pemkot Bandung akan terus memperkuat antisipasi dan koordinasi lintas sektor. Terutama dalam menghadapi momen-momen dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti libur panjang dan hari besar keagamaan. Red







Komentar