Pansus 15 DPRD Kota Bandung Membahas LKPJ Wali Kota Bandung TA 2025, Fokus pada Pengawasan Anggaran dan Capaian Program

KABARHARMONI | BANDUNG, – Pansus 15 DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025, Rabu (1/4/2026).

Ekspose Awal LKPJ Wali Kota Bandung

Wakil Ketua Pansus 15, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., memimpin Rapat Kerja Pansus 15.

Anggota Pansus 15 hadiri Rapat Kerja secara langsung dan melalui zoom meeting.

Sekda Kota Bandung, H. Iskandar Zulkarnain, S.T., M.M., dan jajarannya juga hadir dalam rapat tersebut.

“Ketua Pansus 15 yang tidak bisa hadir secara langsung karena sedang ada giat yang tidak bisa ditinggalkan. Namun demikian tetap mengikuti melalui zoom. Selain itu Pansus 15 diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah harus menyelesaikan pembahasan LKPJ ini dalam tempo 30 hari,” ujar Heri saat membuka rapat kerja ekspose LKPJ.

BACA JUGA: Wali Kota Farhan Paparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, Ini Capaian Positif Kota Bandung

Pembahasan LKPJ: Bukan Sekadar Kegiatan Administratif

Heri menyebutkan, pembahasan LKPJ bukan sekadar kegiatan administratif semata.

“Ini adalah bentuk pengawasan penggunaan anggaran, capaian-capaian dan kesesuain program. Untuk itu, kami akan melakukan pendalaman terhadap OPD terkait,” ujar Heri.

Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyatakan pihaknya terbuka terhadap Rekomendasi Pansus LKPJ.

“Kami siap untuk memberikan keterangan dengan lengkap dan sangat terbuka,” ujarnya.

BACA JUGA: Semangat Baru, DPMPTSP Kota Bandung Siap Targetkan Investasi Rp11,363 Triliun di Tahun 2026

Tanggapan Anggota Pansus 15

Anggota Pansus 15 menanggapi pemaparan Pemkot Bandung.

Susanto Triyogo Adiputro menyampaikan lima poin terkait hal-hal yang harus mendapatkan perhatian Pemkot Bandung.

Eko Kurnianto mengomentari angka-angka dalam pemaparan Asda 1.

“Tadi kita diperlihatkan angka indeks ini meningkat, indeks itu bagus. Kita jangan terbuai dengan angka-angka yang bagus namun kalau dilihat di lapangan bisa berbeda,” jelasnya.

Maya Himawati mempersoalkan tentang Indeks Pendapatan Per kapita Warga Kota Bandung.

“Itu indikator yang dipakai apa? Karena dalam pengamatan saya terutama di dapil saya justru banyak warga yang pendapatanya minim sekali,” ujarnya.

Aan Andi Purnama melihat perlu untuk lebih melakukan sinkronisasi antara RPJMD, RKPD hingga berujung di LKPJ.

Andri Rusmana menyoroti perlu perbaikan serius dalam perencanaan dan eksekusi program.

BACA JUGA: Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota, Bandung Masih di Persimpangan Jalan

Pimpinan Rapat Apresiasi Masukan Anggota Pansus 15

Pimpinan rapat Heri Hermawan menyatakan apresasi terhadap anggota Pansus 15.

“Masukan-masukan rekan-rekan anggota Pansus 15 luar biasa, ke depannya akan lebih kita gali lagi dengan menghadirkan OPD terkait,” ujarnya.    Red

Komentar