KABARHARMONI | BANDUNG, – Bapenda Kota Bandung berhasil mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,1 triliun pada 2025.
Capaian ini merupakan hasil dari strategi inovatif dan kolaborasi pemerintah yang efektif.
Dinamika Pencapaian PAD
Kepala Bapenda Kota Bandung, Drs H Gun Gun Sumaryana, mengungkapkan bahwa peralihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari pajak provinsi menjadi pajak kabupaten/kota mempengaruhi positif realisasi PAD 2025.

“Kontribusi dari sektor ini sangat signifikan, menyumbang sekitar Rp800 miliar,” ungkap Gun Gun, dalam BASA BASI Podcast PWI Kota Bandung pada Selasa, 20 Januari 2026.
BACA JUGA: Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung Tahun 2025 Capai Rp3 Triliun, Ini Sumbernya!
Sektor Pajak Unggulan
Pajak rumah makan menjadi primadona dengan realisasi mencengangkan hingga Rp433 miliar, melampaui realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp390 miliar.
Sementara itu, penerimaan dari pajak hotel tercatat sebesar Rp389 miliar, masih di bawah capaian tahun 2024 yang Rp424 miliar.
Mengatasi Tantangan
Gun Gun menjelaskan, anjloknya tingkat hunian hotel di awal 2025, yang sempat menyentuh titik terendah 31% pada Maret, menyebabkan penurunan penerimaan pajak hotel.
“Biasanya tidak pernah di bawah 50%,” ujarnya. Menghadapi tantangan tersebut,
Pemerintah Kota Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota secara agresif menggelar berbagai event untuk menarik kunjungan.
BACA JUGA: DPRD Kota Bandung: Basis Data Akurat Kunci Meningkatkan Pendapatan Daerah dari Pajak
Strategi Inovatif
Bapenda juga berfokus pada peningkatan pelayanan dan pemberian insentif.
Berpegang pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 dan instruksi Wali Kota, Bapenda menerbitkan kebijakan insentif fiskal.
Salah satunya adalah pengurangan pokok dan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bersifat “berkriteria”.

“Acuan kerja kami adalah memberikan kemudahan dalam pelayanan sesuai regulasi dan tata kelola yang benar,” tegas Gun Gun.
BACA JUGA: Bapenda Kota Bandung Luncurkan Program Keringanan dan Penghapusan Piutang PBB 2025
Kolaborasi dan Apresiasi
Gun Gun juga menekankan bahwa capaian PAD tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk perangkat daerah, jajaran kewilayahan, dan media.
Menurutnya, sosialisasi program membantu seluruh wajib pajak dan masyarakat Kota Bandung memahami kebijakan dan layanan Bapenda.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bandung yang senantiasa taat melaksanakan kewajibannya. Ini adalah capaian kita bersama,” pungkas Gun Gun Sumaryana. Red







Komentar