Ulama dan Umaro Kota Bandung Perkuat Kebersamaan Menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah

KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat kebersamaan dengan para ulama dan tokoh masyarakat melalui kegiatan Silaturahmi Ulama dan Umaro Kota Bandung dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan para tokoh agama dalam membangun Kota Bandung.

Memperkuat Sinergi Ulama dan Umaro

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, kolaborasi antara ulama dan umaro merupakan bagian penting dalam menjaga serta membangun Kota Bandung. Tidak hanya dari sisi pembangunan fisik tetapi juga dari aspek karakter masyarakat.

“Kita bisa melihat bahwa para ulama dan umaro di Kota Bandung saling bergandengan tangan, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Untuk menjaga Kota Bandung agar menjadi kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis,” ujar Farhan.

Selanjutnya, Farhan juga mengajak para ulama, pengasuh pesantren, serta pembina majelis taklim untuk turut memakmurkan Masjid Agung Bandung melalui berbagai kegiatan kajian keagamaan.

Farhan mengatakan umat Islam Kota Bandung harus memakmurkan Masjid Agung Bandung yang merupakan masjid wakaf milik bersama.

“Silakan majelis taklim dan pesantren membuat kegiatan kajian di Masjid Agung. Ketika masjidnya makmur, maka pemerintah juga akan lebih mudah memperhatikan berbagai perbaikan fasilitas di sekitarnya,” kata Farhan.

BACA JUGA: Wali Kota, Farhan Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Niat Tulus dalam Membangun Kota Bandung

Membangun Karakter Masyarakat

Selain itu, Farhan juga menekankan pentingnya peran ulama dalam membantu pemerintah membangun karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bandung, ribuan pelajar di Kota Bandung mengalami gangguan kesehatan mental dengan berbagai tingkatan.

Karena itu, ia berharap para ulama dan tokoh agama dapat bersama-sama memperkuat pembinaan moral dan karakter di tengah masyarakat.

“Interaksi antara ulama dan pemerintah ini menjadi pengingat bagi kami agar tidak berjalan sendiri. Ada kepentingan umat yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

BACA JUGA: Peran Strategis Ulama dalam Masyarakat Bandung

Kegiatan Silaturahmi

Sekitar 1.250 peserta dari unsur umaro, yaitu jajaran Forkopimda Kota Bandung, pimpinan perangkat daerah, dan jajaran Kementerian Agama, menghadiri silaturahmi ini.

Adapun dari unsur ulama, peserta berasal dari para ketua organisasi kemasyarakatan Islam se-Kota Bandung, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dengan demikian, hubungan antara ulama dan umaro di Kota Bandung semakin erat dan memperkuat kebersamaan. Dalam membangun Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.    Red

Komentar