Euforia Persib vs Persija Picu 10 Insiden di Bandung, Wali Kota Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melaporkan terjadi 10 insiden selama euforia usai pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu 10 Mei 2026.

Selanjutnya, Farhan menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas mendominasi insiden tersebut.

Meski demikian, seluruh tim penanganan berhasil mengatasi setiap kejadian dengan cepat tanpa menimbulkan korban jiwa.

Farhan menyatakan insiden-insiden itu muncul di tengah tingginya antusiasme dari Bobotoh yang merayakan kemenangan Persib di berbagai titik Kota Bandung.

Selain itu, lonjakan aktivitas masyarakat, terutama di jalan raya, menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.

“Laporan dari Dinas Kesehatan ada 10 kejadian insiden yang melibatkan bobotoh, kebanyakannya kecelakaan lalu lintas. Tapi Alhamdulillah semuanya bisa kita tangani dan tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 11 Mei 2026.

BACA JUGA: Duel Panas Persija vs Persib di Pekan 32 Super League 2025/26, Bobotoh Bandung Gelar Nobar di 10 Titik

Layanan Darurat Respons Cepat Selamatkan Korban Serangan Jantung

Selain kecelakaan lalu lintas, petugas juga menangani satu kasus darurat medis berupa serangan jantung yang terjadi di rumah warga usai menonton pertandingan.

Namun, tim medis memberikan penanganan cepat sehingga korban selamat.

Farhan menegaskan keberhasilan penanganan ini tidak lepas dari kesiapsiagaan layanan darurat dan koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, layanan kegawatdaruratan seperti 112, 113, dan 119 menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat.

Karena itu, ia menilai respons cepat ini menjadi faktor penting dalam mencegah jatuhnya korban jiwa.

“Semua layanan responsif. Ini bukti bahwa kesiapan kita dalam menghadapi euforia sudah berjalan baik,” katanya.

BACA JUGA: Layanan Darurat 24 Jam Siaga Penuh Menyambut Euforia Juara Persib

Pemkot Bandung dan Aparat Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Euforia Lanjutan

Farhan juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Bandung dengan aparat keamanan. Termasuk kepolisian dan TNI, yang membantu mengendalikan situasi di lapangan.

Meskipun situasi terkendali, Farhan mengingatkan bahwa potensi kejadian serupa masih mungkin terjadi pada pertandingan berikutnya.

Terlebih, ia memprediksi euforia akan terus berlanjut hingga akhir Mei 2026.

Selanjutnya, pihak berwenang memprediksi dua laga penting pada 17 dan 23 Mei akan kembali memicu keramaian. Baik melalui kegiatan nonton bareng maupun konvoi perayaan di jalanan.

“Kita harus waspada. Euforia ini belum selesai, justru akan semakin besar. Maka kesiapsiagaan harus ditingkatkan,” ujarnya.

BACA JUGA: Euforia Persib Bandung Juara Liga Indonesia: Sambutan Wali Kota dan Rencana Konvoi

Wali Kota Imbau Bobotoh Utamakan Keselamatan Saat Merayakan

Farhan mengimbau masyarakat, khususnya Bobotoh, untuk menjaga keselamatan saat merayakan kemenangan.

Ia meminta warga mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari aksi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Di akhir keterangannya, ia berharap perayaan kemenangan Persib dapat berlangsung meriah tanpa mengorbankan keselamatan dan ketertiban di Kota Bandung.

“Silakan bergembira, tapi tetap utamakan keselamatan. Kita ingin semua sehat, semua selamat,” imbaunya.    Red

Komentar