Wali Kota Farhan: Kritik dan Masukan dari Warga Sangat Dibutuhkan

KABARHARMONI | BANDUNG, – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menekankan pentingnya transparansi dan solidaritas sosial dalam Safari Ramadan di Masjid Agung Bandung, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Transparansi sebagai Fondasi Kepemimpinan

Menurut Farhan, Ramadan adalah momentum terbaik untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Silaturahmi ini penting. Kritik dan masukan warga sangat dibutuhkan agar kami bisa menjalankan amanah dengan lebih baik,” ujar Farhan di hadapan jamaah.

Ia menilai, keterbukaan menjadi prinsip utama dalam kepemimpinannya. Transparansi, kata dia, adalah fondasi untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintah.

BACA JUGA: Farhan: Siap Menghadapi Keluhan dan Kritik dari Masyarakat

Pengelolaan Sampah: Tanggung Jawab Bersama

Pemerintah Kota Bandung menyoroti salah satu isu penting, yaitu pengelolaan sampah.

Setiap hari, Kota Bandung memproduksi sekitar 1.500 ton sampah.

Pemkot Bandung mengolah 22 persen sampah di dalam kota, sedangkan TPA menampung sisa sampah lainnya.

Farhan menargetkan, Pemkot Bandung meningkatkan pengolahan sampah hingga 40 persen pada pertengahan 2026 melalui berbagai program di tingkat kelurahan dan RW.

“Masalah sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Ini bukan persoalan yang bisa ditutup-tutupi. Justru dengan terbuka, kita bisa mencari solusi bersama,” tegasnya.

BACA JUGA: Kesepakatan Pemkot Bandung Bersama Camat untuk Mengelola Sampah di Kewilayahan

Solidaritas Sosial untuk Mengatasi Ketimpangan

Selain isu lingkungan, Farhan juga menyinggung tantangan ketimpangan sosial.

Gini Rasio Kota Bandung saat ini berada di angka 0,42.

Angka ini masih di atas rata-rata nasional.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi.

BACA JUGA: Konsep Kota Solidaritas untuk Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berpihak pada Semua Warga

Pesan Spiritual Ramadan

KH Tatang Sofyan memberikan tausiah dalam Safari Ramadan, mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah.

Ia mengingatkan, ibadah bukan hanya soal gerakan lahiriah, tetapi juga kebersihan hati dan penjagaan lisan agar tidak merusak pahala.

BACA JUGA: Spiritualitas dan Keadilan Sosial dalam Pancasila Jadi Landasan Kepemimpinan Wali Kota Bandung

Penyerahan Bantuan dan Tausiah Keagamaan

Kecamatan Babakan Ciparay menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandung tahun 2026.

Panitia acara menyerahkan bantuan kepada masyarakat dan KH Tatang Sofyan memberikan tausiah keagamaan yang memperkuat pesan spiritual Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat kebersamaan.  Red

Komentar