Pemkot Bandung Buka Desk Layanan Terpadu SPMB 2026, Selesaikan Masalah KK Akta Seketika

KABARHARMONI | BANDUNG, – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan meluncurkan Desk Layanan Terpadu Terintegrasi SPMB 2026/2027.

Layanan satu pintu ini Pemkot hadirkan untuk mempermudah masyarakat mendaftarkan anaknya ke sekolah dan memangkas kendala administrasi yang kerap muncul.

Selanjutnya, desk layanan ini beroperasi sejak masa pendataan 11 Mei 2026 dan akan aktif hingga 28 Juni 2026.

Pemkot memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan transparan dan berbasis sistem.

Pemkot Buka Pendaftaran SPMB 2026 Jalur Afirmasi Prestasi

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Edy Suparjoto menjelaskan, SPMB tahun ini tetap melalui lima tahapan utama: pendataan, pendaftaran, seleksi, pengumuman, dan daftar ulang.

Saat ini proses telah memasuki pendaftaran tahap pertama pada 8 hingga 12 Juni 2026.

“Pada tahap ini, pendaftaran dibuka untuk jalur afirmasi bagi keluarga tidak mampu dan jalur prestasi. Yang paling penting, masyarakat harus sudah mengikuti tahap pendataan dan mengunggah seluruh persyaratan,” ujar Edy saat ditemui di Desk Layanan SPMB Terpadu Terintegrasi, Senin 8 Juni 2026.

Lebih lanjut, Edy menyebut persyaratan umum wajib meliputi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan KTP orang tua.

Namun dalam praktiknya, banyak masyarakat mengalami kendala pada dokumen tersebut.

BACA JUGA: Farhan Matangkan SPMB 2026/2027 Kota Bandung, Tegaskan Pendidikan Adil Lewat Transparansi dan Digitalisasi

Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil Dinas Sosial Tangani Kendala Dokumen SPMB

Untuk menjawab kendala itu, Pemkot mengintegrasikan layanan lintas perangkat daerah.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Sosial siaga langsung di lokasi desk layanan.

“Misalnya KK rusak atau perlu diperbarui, akta kelahiran belum dibuat, atau ada perubahan data keluarga, bisa langsung ke meja Disdukcapil. Begitu juga dengan masyarakat yang membutuhkan verifikasi data bantuan sosial, bisa langsung dilayani oleh Dinas Sosial,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan menyediakan pendampingan langsung.

Petugas membantu orang tua memahami pemilihan sekolah, jalur masuk, hingga mekanisme seleksi agar strategi pendaftaran lebih tepat sasaran.

BACA JUGA: Farhan Ancam Sanksi Pidana bagi Pelaku Jual Beli Kursi SPMB 2026 Bandung

Waspada Calo SPMB, Edy Tekankan Sistem Transparan 24 Jam

Edy mengungkapkan keluhan paling banyak muncul terkait proses pendataan dan sinkronisasi data kependudukan.

Karena itu, masyarakat bisa memanfaatkan laman resmi SPMB Kota Bandung yang menyediakan chatbot, pengaduan, dan layanan informasi aktif 24 jam.

Edy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pihak yang menawarkan bantuan masuk sekolah lewat jalur tidak resmi.

“Jangan percaya kepada calo SPMB. Semua proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem. Lengkapi syarat, pahami jalur, dan pilih peluang yang paling besar,” ujarnya.

Tak kalah penting, Edy mengimbau orang tua untuk tidak terburu-buru mendaftar di hari pertama.

Orang tua cukup memantau peluang melalui sistem, khususnya pada jalur prestasi dan domisili.

BACA JUGA: Dinas Pendidikan Kota Bandung Mengintensifkan Sosialisasi SPMB, Minta Orang Tua Siapkan Dokumen Utama

Seleksi SD Berdasarkan Usia, Bukan Jarak Domisili

Khusus jenjang sekolah dasar, Edy meluruskan kesalahpahaman masyarakat.

Faktor usia menjadi penentu utama dalam seleksi, bukan jarak tempat tinggal.

Sebagai penutup, Edy mengajak seluruh warga memanfaatkan layanan terpadu tersebut.

“Silakan datang langsung ke Desk Layanan Terpadu SPMB. Kami siap melayani hingga tuntas. Prinsipnya, tidak boleh ada anak usia sekolah di Kota Bandung yang tidak mendapatkan akses pendidikan,” pungkasnya.    Red

Komentar