Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Dorong Perluasan Ruang Kreatif untuk Generasi Muda

KABARHARMONI | BANDUNG, -Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., mendorong pemerintah dan berbagai pihak memperluas ruang kreativitas bagi generasi muda Kota Bandung.

Iman Lestariyono menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri Youth Sound Fest (YSF) 2026, yakni ajang kolaborasi seni musik pemuda Kota Bandung di Gelanggang Taruna Karees, Bandung, Rabu, 30 September 2026.

Bandung Andalkan Kreativitas Anak Muda

Iman Lestariyono menilai Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif.

Hal tersebut terjadi karena Kota Bandung tidak dapat mengandalkan sumber daya alam.

Oleh karena itu, ia menegaskan kreativitas dan inovasi anak muda menjadi salah satu kekuatan utama yang dapat pemerintah kembangkan untuk kemajuan kota.

“Bandung tidak bisa mengandalkan sumber daya alam. Yang bisa diandalkan adalah sisi kreativitas dan inovasi yang mayoritas dimiliki anak-anak muda,” ujarnya.

BACA JUGA: Iman Lestariyono Dorong Senandung Perdana Jadi Gerakan Sekolah Aman di Kota Bandung

Dinas Pemuda dan Olahraga – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Harus Buka Ruang Komunitas

Selanjutnya, Iman Lestariyono berharap Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus menyediakan ruang bagi komunitas untuk tumbuh dan berkarya.

Ia juga meminta pemerintah tidak ragu memberikan kepercayaan dan kesempatan seluas-luasnya kepada komunitas kreatif.

Ia menegaskan Komisi IV DPRD Kota Bandung terbuka menerima aspirasi dari komunitas.

Ia menyebut DPRD memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran sehingga dapat mendorong dukungan terhadap program yang masyarakat butuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada aspirasi yang tersumbat, saya terbuka. Komunitas bisa berkomunikasi dengan kami di Komisi IV,” ujarnya.

BACA JUGA: Iman Lestariyono: Masalah Kesehatan Tak Bisa Diselesaikan Puskesmas Sendirian

Kolaborasi Pentahelix Perkuat Ekosistem Kreatif

Menurut Iman, pengembangan ekosistem kreatif tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

Oleh karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah, swasta, masyarakat, komunitas, dan akademisi melalui konsep pentahelix perlu memperkuat ruang kreatif di Kota Bandung.

Selain pengembangan seni dan kreativitas, Iman Lestariyono juga menyampaikan informasi mengenai sejumlah program pelayanan publik yang dapat warga manfaatkan.

Salah satunya adalah layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) bagi warga yang memenuhi persyaratan administrasi kependudukan.

Ia juga menyebut program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan setelah putus sekolah.

“Intinya, saya berharap sekolah dan universitas memberikan ruang tumbuh bagi komunitas. Kalau ada aspirasi yang tersumbat, saya terbuka di Komisi IV untuk memfasilitasi,” ujarnya.     Red

Komentar