Pansus 15 DPRD Bandung Rampungkan LKPJ 2025, Sinkronkan Pembangunan 2027

KABARHARMONI | BANDUNG, – Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus 15 DPRD Kota Bandung menyelesaikan seluruh rangkaian pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Bandung Tahun 2025.

Pansus 15 Gelar FGD Sinkronisasi Prioritas Pembangunan 2027 Selama 3 Hari.

FGD tersebut berlandaskan evaluasi kinerja dan rekomendasi LKPJ 2025.

Pansus 15 menutup seluruh agenda secara resmi pada Selasa, 5 Mei 2026 di Ruang Rapat Besar Bapperida Kota Bandung.

Pimpinan DPRD Pimpin Rapat, Anggota Pansus Hadir Lengkap

Ketua Pansus 15 DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si. memimpin jalannya rapat.

Wakil Ketua Pansus 15 Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd. mendampingi ia.

Selain itu, Pimpinan DPRD Kota Bandung turut hadir.

Hadir Toni Wijaya, S.E., S.H.; Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M.; dan Rieke Suryaningsih, S.H.

Anggota Pansus 15 juga hadir lengkap.

Mereka adalah Indri Rindani; drg. Maya Himawati, Sp.Orto.; Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, S.H., M.H., M.Si.; H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P.; Dr. Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag.; Susanto Triyogo Adiputro, S.ST., M.T.; Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P.; Agus Hermawan, S.A.P.; Eko Kurnianto W., S.T., M.PMat.; serta Aan Andi Purnama, S.E., M.M.Inov.

BACA JUGA: Pansus 15 DPRD Kota Bandung Membahas LKPJ Wali Kota Bandung TA 2025, Fokus pada Pengawasan Anggaran dan Capaian Program

DPRD Apresiasi Sinergi Pansus dan OPD

Usai kegiatan, Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M. mengapresiasi dedikasi Pansus 15 dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah.

Ia menilai kerja sama tersebut memperlancar seluruh tahapan pembahasan LKPJ.

Menurutnya, kinerja Pansus 15 menjalankan fungsi pengawasan DPRD.

Fungsi ini memastikan pemerintahan daerah tetap berjalan sesuai koridor dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih, khususnya kepada Pansus 15 LKPJ yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan tugasnya. Kami juga mengapresiasi seluruh OPD yang telah menunjukkan sinergi dan kerja sama yang baik selama proses pembahasan berlangsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edwin menekankan pentingnya pemahaman prinsip ekonomi dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran.

Ia menjelaskan bahwa anggaran bukan sekadar biaya, melainkan investasi yang harus memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan perlunya keseimbangan antara capaian kinerja berbasis data valid dan efektivitas kebijakan anggaran.

Tujuannya jelas: meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pemahaman yang komprehensif terhadap data dan kebijakan, seluruh jajaran pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Serta memastikan setiap program benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung,” ungkapnya.

BACA JUGA: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan untuk Calon Jemaah Haji

Pansus 15 Fokus Telaah Substansi Program OPD

Ketua Pansus 15 DPRD Kota Bandung Rizal Khairul menambahkan bahwa pembahasan LKPJ tidak berhenti pada aspek administratif.

Pansus justru menelaah substansi pelaksanaan program yang seluruh OPD jalankan.

Karena itu, rapat ini menjadi momentum penting untuk memastikan evaluasi kinerja pemerintah daerah berjalan komprehensif dan akuntabel.

“Pembahasan LKPJ ini merupakan proses evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah. Kami tidak hanya melihat dari sisi administratif. Tetapi juga menilai sejauh mana kesesuaian antara pelaksanaan program dengan dokumen perencanaan seperti RKPD dan RPJMD,” ujar Rizal.

Ia menegaskan bahwa DPRD melakukan evaluasi bukan untuk mencari kesalahan.

Sebaliknya, evaluasi menjadi bentuk tanggung jawab pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Selanjutnya, Pansus 15 akan merumuskan hasil pembahasan menjadi rekomendasi resmi DPRD Kota Bandung.

Rekomendasi ini akan menjadi acuan penyusunan RKPD 2027 sekaligus pedoman pelaksanaan program pembangunan 2026.

Rizal juga mengingatkan seluruh OPD agar memahami dan menguasai capaian kinerja masing-masing.

Ia meminta OPD tetap mampu menjelaskan dan mempertanggungjawabkan kinerja meski terjadi rotasi dan mutasi jabatan.

“Ini bukan untuk mengkuliti atau menelanjangi OPD, tetapi sebagai upaya konstruktif dalam mengkritisi kinerja agar ke depan bisa lebih baik. Rekomendasi yang dihasilkan nantinya diharapkan menjadi bahan perbaikan yang konkret,” katanya.

BACA JUGA: Pansus 15 Soroti Potensi Pajak Daerah Kota Bandung yang Belum Optimal

Rapat Paripurna Segera Bahas Rekomendasi Pansus 15

Pansus 15 DPRD akan menyusun rekomendasi secara objektif, terukur, dan komprehensif dalam waktu dekat.

Pansus 15 akan menyampaikan rencana ini pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung.

Kang Edwin Senjaya berharap kolaborasi legislatif dan eksekutif terus menghasilkan rekomendasi terbaik.

Ia ingin rekomendasi tersebut memuat masukan sekaligus kritik konstruktif untuk meningkatkan tata kelola Pemerintah Kota Bandung.

“Pada prinsipnya, apa yang kita lakukan adalah untuk kebaikan bersama. Yang sudah baik harus kita pertahankan, sementara yang masih kurang perlu kita perbaiki bersama,” tuturnya.    Red

Komentar