KABARHARMONI | SUMEDANG, – Suasana hangat dan penuh optimisme mewarnai Sekretariat PWI Kabupaten Sumedang di Jalan Angkrek, Kota Sumedang, Kamis, 5 November 2026.
Pada hari itu, Pemimpin Redaksi Kapol.id, Azis Abdullah, resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang untuk periode mendatang.
Langkah ini bukan sekadar pemenuhan proses administratif. Sebaliknya, langkah ini menjadi ikhtiar politik organisasi untuk membawa PWI Sumedang menuju era baru yang lebih solid, profesional, dan berdaya saing.
Kerinduan Akan Organisasi yang Mengayomi
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Azis menegaskan bahwa ia maju dalam kontestasi ini karena ia merindukan organisasi pers yang benar-benar mengayomi dan memberi dampak nyata bagi para anggotanya.
Azis juga menjabat sebagai Ketum Majelis Taklim Wartawan Sumedang.
“PWI Sumedang harus berdiri tegak di atas dua pilar utama, kekompakan dan kesejahteraan. Kita ingin membangun rumah bersama tempat setiap insan pers merasa memiliki, saling menguatkan, dan tumbuh sejahtera secara bermartabat,” ujar pendiri Forum Komunikasi Wartawan Sumedang (Forkowas) itu.
BACA JUGA: PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Siap Grand Launching 1 Oktober 2026
Restorasi Sekretariat Jadi Living Hub
Selanjutnya, Azis mengusung narasi pembaharuan berupa merestorasi fungsi Kantor PWI Sumedang.
Ia tidak ingin kantor tersebut sekadar menjadi simbol seremonial yang ramai menjelang Konferensi atau Hari Pers Nasional (HPN) semata.
Sebaliknya, Azis ingin mentransformasi Sekretariat PWI menjadi living hub, pusat dinamika kebudayaan, ruang diskusi produktif, dan laboratorium gagasan bagi para insan pers setiap hari.
Lebih jauh, Azis berkomitmen menjadikan PWI sebagai wadah inklusif yang terbuka merangkul seluruh wartawan berpotensi di Sumedang.
Selain itu, ia juga mendorong agar semua wartawan paham digital.
“Cukup banyak wartawan berpotensi di Sumedang, namun belum ikut uji kompetensi,” ucap Azis.
Oleh karena itu, melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), PWI siap melahirkan generasi jurnalis yang tidak hanya tajam dalam pena, tetapi juga memegang teguh etika.
BACA JUGA: PWI Jabar Ingatkan Jangan Kejar Kecepatan, Mamat Rakhmat Aklamasi Pimpin PWI Cirebon
Benteng Moral Jaga Marwah Profesi
Di tengah tantangan disrupsi media dan maraknya praktik-praktik unetis, Azis menegaskan peran strategis PWI sebagai garda terdepan dalam menjaga kesucian profesi jurnalistik.
Di bawah kepemimpinannya, PWI Sumedang berkomitmen bersikap tegas serta mengedukasi terhadap keberadaan oknum-oknum yang mengatasnamakan pers namun meresahkan masyarakat serta mencoreng nama baik wartawan.
“Marwah profesi ini adalah harga mati. PWI harus berani menjadi benteng moral yang membumihanguskan praktik oknum yang merusak citra insan pers. Hanya dengan jurnalisme yang bersih dan kompeten, kepercayaan publik dapat terus kita genggam,” tegasnya.
BACA JUGA: Kakanwil Ditjenpas Jabar Gandeng PWI Jabar Perkuat Keterbukaan Informasi
Angin Segar Konferensi PWI Sumedang
Dengan demikian, pendaftaran Azis Abdullah membawa angin segar dalam dinamika Konferensi PWI Kabupaten Sumedang.
“PWI siap bermitra dengan siapa pun, namun tak melemahkan marwah kontrol sosial,” ujar dia.
Akhirnya, sebuah ajakan terbuka kini terbentang bagi seluruh anggota untuk bersatu padu melangkah bersama. Menuju pembaharuan PWI Sumedang yang lebih kompak, sejahtera dan berintegritas. Red







Komentar