KABARHARMONI | BANDUNG, – Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia atau Konferprov PWI Jawa Barat tahun 2026 resmi menetapkan Tantan Sulton Bukhawan sebagai Ketua PWI Jabar terpilih.
Konferprov berlangsung di Horison Ultima Hotel, Kota Bandung, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Sebanyak 699 pemilik suara mengikuti pemilihan tersebut.
Tantan meraih kemenangan meyakinkan atas pesaingnya, Hardiyansyah.
Raih 444 Suara, Tantan Unggul 197 Suara
Hasil penghitungan suara menunjukkan Tantan Sulton Bukhawan memperoleh 444 suara.
Angka itu setara 64,25% dari total suara sah kandidat.
Sementara itu, Hardiyansyah mengumpulkan 247 suara atau 35,75%.
Dengan demikian, Tantan unggul dengan selisih 197 suara.
Selisih tersebut setara 28,51 poin persentase.
Dari total 699 suara yang masuk, peserta menyatakan 2 suara abstain atau 0,29%.
Selain itu, panitia juga menyatakan 6 suara tidak sah atau 0,86%.
Kemenangan ini menempatkan Tantan sebagai nahkoda baru PWI Jabar untuk periode 2026-2031.
Tugas besar menanti untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme wartawan di Jawa Barat.
BACA JUGA: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan: Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat 2026
Pemprov Jabar Titip Pesan: Lawan Hoaks, Bangun Ruang Informasi Sehat
Sebelum panitia menggelar tahapan pemilihan Ketua PWI Jabar, pemerintah daerah tingkat Jawa Barat dan Kota Bandung menyatakan dukungan penuh.
Pemerintah juga menitipkan pesan dan harapan besar kepada kepengurusan baru.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Jabar, Mas Adi Komar, menekankan pentingnya peran wartawan.
Menurutnya, wartawan harus aktif memerangi berita palsu dan membangun ruang informasi yang sehat.
“Gubernur berharap Konferensi PWI Jabar ini bisa menghasilkan program-program yang bermanfaat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat berharap dukungan dari teman-teman wartawan di semua daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten,” ujar Adi Komar.
Pernyataan itu menegaskan bahwa pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis pembangunan.
Pemerintah membutuhkan kerja sama media untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
BACA JUGA: Konferprov PWI Jabar 12-13 Agustus 2026, Anggaran Dipangkas 55% dan Hak 816 Anggota Dijamin
Wali Kota Bandung: Pers Kredibel Jaga Akal Sehat dan Demokrasi
Senada dengan Pemprov Jabar, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan selaku tuan rumah Konferprov PWI Jabar 2026 menyambut hangat seluruh peserta konferensi.
Ia menitipkan harapan besar kepada PWI sebagai pilar keempat demokrasi.
Farhan meminta PWI menjaga independensinya dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami percaya bahwa pers yang kredibel adalah penjaga akal sehat dan hati nurani, serta mitra strategis dalam membangun komunikasi publik yang baik,” ucap Farhan.
Harapan Wali Kota Bandung itu sejalan dengan semangat Konferprov tahun ini.
Pers harus tetap kritis, namun juga konstruktif dalam mengawal kebijakan publik.
BACA JUGA: Pemkot Bandung Dukung Konprov PWI Jabar 2026 di Bandung
Tantangan Baru PWI Jabar di Bawah Kepemimpinan Tantan
Dengan terpilihnya Tantan Sulton Bukhawan, PWI Jabar kini mengemban dua agenda utama.
Pertama, PWI Jabar harus memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah.
Kedua, PWI Jabar harus mendorong peningkatan profesionalisme wartawan di seluruh Jawa Barat.
Kepemimpinan baru ini harus menjawab tantangan zaman digital.
Pers Jabar perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.
Ke depan, PWI Jabar di bawah Tantan akan menjadi barometer bagi perkembangan pers daerah.
Organisasi harus melahirkan program yang bermanfaat, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas. Red







Komentar