Bantuan CSR dari PT Angkasa Pura Indonesia untuk Inovasi Gasing di 6 Kelurahan Se-Kecamatan Cicendo

KABARHARMONI | BANDUNG, – Kecamatan Cicendo Kota Bandung meluncurkan inovasi “Gasing” (Keluarga Siap Cegah Stunting) dan menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Angkasa Pura Indonesia pada Senin, 19 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung di Kantor RW 03 Kelurahan Husein Sastranegara, Jalan Abdul Rahman Saleh No. 34, Kota Bandung.

BACA JUGA: RW 03 Kelurahan Husein Sastranegara Menjadi Lokasi Program Prakarsa Tahun 2025

Inovasi Gasing untuk Cegah Stunting

Program ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah kewilayahan bersama dunia usaha dalam mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Kecamatan Cicendo, yang saat ini terus berupaya mencapai target bebas stunting.

Camat Cicendo, Siti Romlah, menjelaskan bahwa program Gasing merupakan inovasi lokal yang memperkuat peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini.

“Gasing ini adalah Keluarga Siap Cegah Stunting. Inovasi ini sejalan dengan Gerakan Keluarga Tanggap Stunting yang dicanangkan pemerintah pusat. Hari ini kami menerima CSR sebesar Rp25 juta dari Angkasa Pura Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA: Wali Kota Bandung Lantik 90 Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV

Bantuan CSR untuk Balita Stunting

Kecamatan Cicendo mengalokasikan dana CSR tersebut untuk 27 balita sasaran stunting yang tersebar di enam kelurahan.

Khusus Kelurahan Husein Sastranegara, terdapat tujuh balita penerima manfaat.

Balita sasaran akan menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan selama 56 hari berturut-turut, dengan menu bergizi lengkap dan pengawasan ketat dari tenaga kesehatan.

BACA JUGA: Masifkan Program Aksi “WaJaWa, WaJaKo”: Wali Kota Bandung Siskamling ke 30 Kecamatan

Kolaborasi untuk Bebas Stunting

Dinas Kesehatan Kota Bandung serta Puskesmas Pasir Kaliki dan Puskesmas Sukaraja mendampingi program ini.

Selain itu, ASN Kecamatan dan kelurahan juga turut berkontribusi dengan memberikan PMT penyuluhan kepada 18 balita lainnya, sebagai bagian dari edukasi gizi keluarga.

Siti Romlah mengungkapkan, dari hasil validasi data terakhir, Kecamatan Cicendo menunjukkan tren penurunan stunting yang cukup signifikan.

Sekitar 10 persen balita sasaran telah lulus stunting karena mengalami peningkatan tinggi dan status gizi yang membaik.

“Dari total 113 sasaran, kami optimistis tahun ini jumlahnya bisa turun menjadi sekitar 93. Ini hasil kerja kolaboratif antara kecamatan, kelurahan, puskesmas, kader, dan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Wali Kota Bandung, Farhan Himbau Warga untuk Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Tantangan Stunting di Kota Bandung

Anhar Hadian, Kepala DPPKB Kota Bandung, melihat stunting sebagai tantangan serius di Kota Bandung.

“Data survei tahun 2024 menunjukkan angka stunting Kota Bandung meningkat dari 16,3 persen menjadi 22,8 persen. Ini tidak baik-baik saja, dan harus kita akui agar semua pihak terpicu untuk bergerak,” tegasnya.

BACA JUGA: 3 Rute Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke 3 Kota di Pulau Jawa, Mulai 20 Desember 2025 bersama Wings Air

Komitmen Angkasa Pura Indonesia

Haryo, Business Support Department Head Bandara Husein Sastranegara, menyebut bantuan CSR wujud komitmen perusahaan atasi isu kesehatan masyarakat, khususnya cegah stunting di sekitar bandara.

“PT Angkasa Pura Indonesia memiliki kepedulian terhadap isu stunting. Kami memprioritaskan program CSR di wilayah ring satu bandara, termasuk Kecamatan Cicendo. Kami berharap melalui kolaborasi ini, angka stunting bisa ditekan hingga nol,” ujar Haryo.    Red

Komentar