KABARHARMONI | BANDUNG, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung terus dorong transformasi pelayanan administrasi kependudukan.
Mereka wujudkan layanan cepat, mudah, dan digital.
Caranya, mereka integrasikan semua layanan dengan Identitas Kependudukan Digital atau IKD.
Bi Eha dan Mang Ujang Datangi Warga, Ajak Aktivasi IKD
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil datangi warga. Mereka operasikan mobil layanan Bi Eha (Bisa Euy Hebat) dan Mang Ujang (Mangga Urus Dulu Identitas KependudukanNa).
Selanjutnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dorong warga aktifkan IKD.
Langkah ini dukung digitalisasi layanan publik secara strategis.
BACA JUGA: Disdukcapil Kota Bandung Hadirkan Layanan Adminduk di Momen Hidup Warga, Kepuasan Tembus 84,3 Persen
Tatang Muhtar: IKD Wujudkan Pelayanan Inklusif
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Tatang Muhtar tegaskan itu Selasa, 5 Mei 2026.
Ia tegaskan pemerintah ubah layanan adminduk. Pemerintah komitmen ratakan pelayanan inklusif.

“Transformasi layanan administrasi kependudukan merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh warga Kota Bandung mendapatkan hak pelayanan yang setara. Kehadiran layanan Bi Eha dan Mang Ujang, ditambah percepatan aktivasi IKD, menjadi wujud nyata bahwa pelayanan publik harus adaptif, inklusif, dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke lapisan paling membutuhkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Disdukcapil Kota Bandung: Isu Kebocoran Data Kependudukan Tidak Berasal dari Server Kami
Selain itu, Tatang nilai adminduk sebagai fondasi pembangunan.
“Administrasi kependudukan hari ini tidak lagi hanya soal dokumen, tetapi menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan berbasis data yang akurat. Karena itu, percepatan digitalisasi melalui IKD menjadi langkah strategis menuju pelayanan publik yang lebih modern dan efisien,” tambahnya.
Yuanda Gustazi: IKD Mudahkan Akses dan Amankan Data
Sementara itu, Plt. Kabid PIAK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Yuanda Gustazi paparkan manfaat IKD.
Ia paparkan kemudahan akses layanan bagi warga.

“Identitas Kependudukan Digital memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, mulai dari akses layanan yang lebih cepat, integrasi data kependudukan, hingga meminimalkan risiko kehilangan dokumen fisik. Kami juga menyediakan berbagai kanal layanan, baik online maupun offline, agar masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yuanda sebut Bi Eha dan Mang Ujang percepat digitalisasi.
“Melalui layanan Bi Eha dan Mang Ujang, masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas juga tetap dapat memperoleh pelayanan optimal, termasuk bantuan aktivasi IKD secara langsung di lokasi. Ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berbasis teknologi,” lanjutnya.
BACA JUGA: BACA JUGA: Disdukcapil Kota Bandung Dorong Warga Urus Administrasi Kependudukan Mandiri untuk Cegah Penyalahgunaan Data
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Buka Layanan Online dan Offline
Kemudian, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung buka layanan online.
Warga akses layanan lewat aplikasi Salaman+ Kota Bandung, email resmi, dan website layanan adminduk.
Warga juga pakai sistem antrean digital E-SPASI, Telegram, dan WhatsApp dengan NIK.
Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung gelar layanan offline di banyak titik.
Warga datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, Drive Thru, gerai MPP, Metro Indah Mall, dan kantor kecamatan.

MepeLing atau layanan keliling hadir di lokasi berbeda tiap pekan.
Bi Eha dan Mang Ujang fokus layani warga rentan adminduk.
Warga Wajib Lengkapi Berkas dan Waspada Penipuan IKD
Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung minta warga lengkapi berkas.
Warga cek syarat sebelum akses layanan.
Terakhir, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung minta warga waspadai penipuan.
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung bebaskan biaya aktivasi IKD.
Mereka layani aktivasi langsung.
Warga abaikan tautan atau pesan mencurigakan yang catut nama IKD.
BACA JUGA: Wali Kota Farhan Tekankan Koordinasi Pusat-Daerah untuk Cegah Kebocoran Data

Melalui integrasi layanan digital dan tatap muka, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung bertekad hadirkan pelayanan cepat, mudah, aman, dan inklusif bagi warga. Red







Komentar